Butuh Rp 700 Triliun untuk Bangun Infrastruktur Air Minum

Kompas.com - 05/05/2016, 15:30 WIB
Ilustrasi: Pengolahan air minum Dok PalyjaIlustrasi: Pengolahan air minum
Penulis Achmad Fauzi
|
EditorAprillia Ika

JAKARTA, KOMPAS.com - Sekretaris Diretorak Jendral Bina Cipta Karya Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahaan Rakyat Rina Agustin Indriani mengatakan butuh dana sebanyak Rp 700 triliun untuk membangun infrastruktur air minum di seluruh Indonesia.

Saat ini, cakupan penyediaan air minum di Indonesia baru 70,5 persen sehingga masih ada daerah-daerah yang belum dialiri air minum bersih.

"Target kami pada 2019 itu mencapai 100 persen, namun kami saat ini terhambat dengan anggaran sebesar Rp 128 triliun," ujar Rina dalam acara Indonesia Investment Week 2016 di JIExpo Jakarta, Kamis (5/5/2016).

Rina mengatakan KemenPUPR akan libatkan pihak swasta dalam hal pendanaan. Selain itu, pihak swasta juga akan dilibatkan dalam pembangunan infrastruktur Air Minum. 

"Saat ini kami sangat open dengan swasta yang juga akan difasilitasi oleh Pemda," ucapnya.

Rina berharap pemda-pemda juga dapat menfasilitasi swasta dalam hal sarana dan prasana. Dia juga berharap ke depannya seluruh masyarakat dapat dialiri air minum bersih.

"Kalau infrastruktur jalan dengan baik, kami optimis bisa mencapai target," pugkasnya.

Kompas TV Warga Klungkung Kesulitan Air Bersih



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X