Anggota Komisi V DPR Dukung Sanksi Kemenhub untuk Lion Air dan Air Asia

Kompas.com - 21/05/2016, 15:31 WIB
Penumpang Lion Air di Bandara Soekarno Hatta terlantar akibat pembekuan ground handling oleh Kementerian Perhubungan, Jumat (20/5/2016) pagi. Silvi/Kompas.comPenumpang Lion Air di Bandara Soekarno Hatta terlantar akibat pembekuan ground handling oleh Kementerian Perhubungan, Jumat (20/5/2016) pagi.
Penulis Achmad Fauzi
|
EditorJosephus Primus

 

JAKARTA, KOMPAS.com - Anggota Komisi V Dewan Perwakilan Rakyat dari Fraksi Hanura Fauzi Amro menyatakan mendukung pemberian sanksi Kementerian Perhubungan atas kesalahan PT Lion Air dan PT Indonesia Air Asia. "Kami sangat mendukung sanksi yang diberikan Kemenhub. Saya rasa apa yang dilakukan pemerintah sudah tepat, dan sanksi ini bisa memberikan efek jera baik pada Lion Air maupun maskapai penerbangan lain," ujarnya dalam sebuah diskusi di Jakarta, Sabtu (21/5/2016).

Ia menjelaskan sanksi yang diberikan saat ini ada tiga, pertama membekukan ground handling selama 5 hari. Kedua, menutup 95 rute penerbangan, 93 domestik, 2 internasional milik Lion Air. Ketiga, tidak memberikan izin rute baru baik internasional atau domestik. Ia juga mengatakan pembekuan ini tidak akan mengacaukan kondisi penerbangan Indonesia.

Sementara itu, pengamat penerbangan Chappy Hakim mengatakan Kemenhub sebagai regulator telah melaksanakan fungsinya mengawasi dan memberikan pelanggaran dengan aturan-aturan yang berlaku.

"Saya gak ingin mempersalahkan tepat atau tidak tepat sanksi itu tapi yang saya tanggapi bahwa teman-teman perhubungan telah melaksanakan tugas dengan baik dan ada perubahan besar dalam penanganan masalah di dunia penerbangan," pungkas Cheppy yang juga mantan Kepala Staff TNI Angkatan Udara (KSAU).

Menurut dia, maskapai penerbangan harus tahu posisinya sebagai operator. Maskapai penerbangan pun harus mematuhi peraturan-peraturan yang telah dikeluarkan regulator yaitu Kemenhub. "Jadi harus kita tahu bahwa maskapai itu yang tugasnya mematuhi aturan-aturan dan mematuhi lembaga yang mengatur," tutur Chappy.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

[TREN WISATA KOMPASIANA] 10 Destinasi di Kota Vancouver Kanada | Menggapai Atap Dunia, Everest Base Camp | Fenomena Hotel Kasino di Las Vegas Strip

[TREN WISATA KOMPASIANA] 10 Destinasi di Kota Vancouver Kanada | Menggapai Atap Dunia, Everest Base Camp | Fenomena Hotel Kasino di Las Vegas Strip

Rilis
Impor Alkes Capai Rp 150 Triliun, Bahlil Ajak Investor Asing Masuk Sektor Kesehatan

Impor Alkes Capai Rp 150 Triliun, Bahlil Ajak Investor Asing Masuk Sektor Kesehatan

Whats New
SNV Indonesia Kampanyekan Pentingnya Prokes pada Kelompok Rentan

SNV Indonesia Kampanyekan Pentingnya Prokes pada Kelompok Rentan

Rilis
Investigasi Dugaan Kebocoran Data, BRI Life Jamin Keamanan Polis Nasabah

Investigasi Dugaan Kebocoran Data, BRI Life Jamin Keamanan Polis Nasabah

Whats New
Bahlil: Investasi dari AS, Australia, dan Korsel Bakal Masuk Tahun Ini

Bahlil: Investasi dari AS, Australia, dan Korsel Bakal Masuk Tahun Ini

Whats New
Pemerintah Sebut Investasi Besar Bakal Masuk ke Kalimantan Utara

Pemerintah Sebut Investasi Besar Bakal Masuk ke Kalimantan Utara

Whats New
Kementerian PUPR Tambah Fasilitas RS di Yogyakarta

Kementerian PUPR Tambah Fasilitas RS di Yogyakarta

Rilis
Agar Ekowisata Berkembang, 10.000 Bibit Bakau Ditanam di Mandalika

Agar Ekowisata Berkembang, 10.000 Bibit Bakau Ditanam di Mandalika

Rilis
Bantu Warga Terdampak PPKM, Pengusaha Peduli NKRI Kembali Galang Donasi

Bantu Warga Terdampak PPKM, Pengusaha Peduli NKRI Kembali Galang Donasi

Rilis
BCA Buka Banyak Lowongan Kerja, Cek Posisi dan Syaratnya

BCA Buka Banyak Lowongan Kerja, Cek Posisi dan Syaratnya

Work Smart
Cara Daftar Prakerja Gelombang 18

Cara Daftar Prakerja Gelombang 18

Whats New
KSPSI Bareng Polri Gelar Vaksinasi Gratis untuk Buruh, Simak Jadwalnya

KSPSI Bareng Polri Gelar Vaksinasi Gratis untuk Buruh, Simak Jadwalnya

Whats New
Startup Tanijoy Diduga Gelapkan Uang 430 Lender Senilai Rp 4,5 Miliar

Startup Tanijoy Diduga Gelapkan Uang 430 Lender Senilai Rp 4,5 Miliar

Whats New
Perhimpunan Pemberi Pinjaman Tanijoy Berencana Selesaikan Masalah Lewat Jalur Hukum

Perhimpunan Pemberi Pinjaman Tanijoy Berencana Selesaikan Masalah Lewat Jalur Hukum

Whats New
Saingi Nelayan Asing, KKP Izinkan Kapal Pukat Ikan Beroperasi di Perbatasan

Saingi Nelayan Asing, KKP Izinkan Kapal Pukat Ikan Beroperasi di Perbatasan

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X