Ruang Udara Batam hingga Natuna Dikuasai Singapura dan Malaysia, Kapan Kembali ke RI?

Kompas.com - 29/06/2016, 10:18 WIB
Ilustrasi SHUTTERSTOCKIlustrasi
EditorBambang Priyo Jatmiko

JAKARTA, KOMPAS.com - Perum Lembaga Pelayanan Navigasi Penerbangan Indonesia (LPPNPI/Airnav Indonesia) tengah merampungkan negosiasi untuk mengambil ruang udara blok ABC milik Indonesia yang saat ini masih dikontrol oleh Malaysia dan Singapura.

Direktur Utama Airnav Indonesia Bambang Tjahjono mengungkapkan, meski UU mengamanatkan pengambilalihan paling lambat dilakukan pada 2024, pihaknya ingin agar bisa dipercepat.

"Kami ingin agar tahun 2019 ruang udara blok ABC sudah diambilalih oleh Indonesia. Proses negosiasi dan diplomasi terus dilakukan dengan Malaysia dan Singapura yang saat ini mengontrol wilayah tersebut," ujarnya, Selasa (28/6/2016) malam.

Menurut Bambang, pihaknya juga menyiapkan berbagai hal saat ruang udara tersebut kembali ke Indonesia. Salah satunya adalah dengan melakukan investasi peralatan dan SDM.

Ruang udara blok ABC berada di atas Kepulauan Riau yang meliputi Batam, Tanjung Pinang, Karimun, dan Natuna.

Ruang udara blok ABC dikendalikan oleh Singapura dan Malaysia ketika dua negara tersebut masih di bawah jajahan Inggris, yakni sejak 1946.

Penguasaan terhadap ruang udara tersebut akan memberikan pengaruh besar dalam berbagai sektor, utamanya pertahanan dan keamanan udara.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Selain itu, dengan mengambil alih ruang udara blok ABC, hal itu akan membawa dampak yang besar terhadap pendapatan negara dari segi ekonomi, melalui pemasukan atas lalu lintas pesawat komersil.

Meski sebagian ruang udara Indonesia dikuasai oleh Singapura dan Malaysia, Indonesia juga mengontrol ruang udara negara lain, yakni sebagian wilayah Filipina dan Pulau Christmast Australia.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.