Mendag Dukung Peran Koperasi untuk Impor Sapi Bakalan

Kompas.com - 10/10/2016, 08:35 WIB
|
EditorBambang Priyo Jatmiko

LAMONGAN, KOMPAS.com – Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita menyambut baik pencanangan Upaya Khusus Sapi Indukan Wajib Bunting (Upsus Siwab) dalam rangka memenuhi populasi sapi dalam negeri.

Mendag juga menyatakan dukungannya terhadap peran koperasi, dalam rangka melakukan impor sapi bakalan untuk meningkatkan populasi ternak sapi di Indonesia.

“Ini agenda yang harus kita dukung bersama, dengan harapan populasi sapi di tanah air juga meningkat. Selain itu, Kementerian Perdagangan juga siap memberikan izin untuk koperasi atas sepengetahuan Kemenkop, untuk melakukan impor sapi bakalan,” kata Enggar, Sabtu (8/10/2016).

“Tapi sebaiknya, impor sapi bakalan (pedet) juga harus disertai dengan sapi indukannya, karena kita butuh sapi indukan untuk populasi,” sambungnya.

Dengan impor sapi bakalan disertai indukan, hal itu akan membantu menambah populasi sapi di Indonesia. Bagaimanapun, penambahan populasi sapi di Indonesia dibutuhkan, supaya bisa memenuhi target swasembada daging dalam sepuluh tahun mendatang.

“Kami juga bakal segera menerbitkan perjanjian harus ada sapi indukan ketika mengimpor, yang akan dibuat dalam kerjasama berstatus hukum. Dan kalau hal itu tidak dipenuhi oleh pengimpor, maka sanksi akan bisa kami terapkan,” jelasnya.

Sebelumnya, pemerintah juga sudah resmi menghapus sistem kuota impor sapi. Tak hanya berlaku untuk sapi hidup, kuota impor daging beku juga dihapus.

Sebagai penggantinya, pemerintah mengeluarkan ketentuan baru yakni importir diwajibkan mendatangkan satu ekor sapi indukan, untuk setiap lima sapi bakalan yang diimpornya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.