Jumlah Tertanggung Asuransi Jiwa Per Kuartal II 2016 Turun Tipis

Kompas.com - 10/10/2016, 16:44 WIB
Ilustrasi SHUTTERSTOCKIlustrasi
|
EditorM Fajar Marta

JAKARTA, KOMPAS.com - Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) menyatakan, jumlah tertanggung industri asuransi jiwa pada akhir kuartal II 2016 turun dibandingkan akhir periode yang sama tahun sebelumnya. 

Pada akhir kuartal II 2016, total tertanggung sebesar 56,95 juta orang, turun 0,1 persen dibandingkan kuartal II 2015 yang sebanyak 57,02 juta orang.

Rinciannya, total tertanggung perorangan asuransi jiwa naik 15,1 persen menjadi 19,11 juta orang.

Sementara itu, total tertanggung kumpulan asuransi jiwa turun 6,4 persen menjadi 37,84 juta orang.

"Kami sangat senang melihat angka kenaikan jumlah tertanggung perorangan. Angka ini menunjukkan semakin meningkatnya kesadaran masyarakat dalam berasuransi," ujar Kepala Departeman Komunikasi AAJI Nini Sumohandoyo dalam konferensi pers, Senin (10/10/2016).

Nini menjelaskan, saat ini penetrasi asuransi jiwa Indonesia masih tergolong rendah, yakni sekitar 7,5 persen terhadap total jumlah penduduk Indonesia yang sebesar 250 juta orang.

Penetrasi asuransi jiwa di Indonesia jauh tertinggal dibandingkan negara lainnya di kawasan Asia Tenggara, semisal Malaysia, Thailand, dan Filipina.

Oleh sebab itu, kata Nini, AAJI bersama Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan instansi lainnya akan terus berupaya meningkatkan kesadaran masyarakat dalam berasuransi.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X