Guru Besar UI: Perusahaan Harus Larang Pegawainya Merokok pada Jam Kerja

Kompas.com - 20/12/2016, 13:48 WIB
|
EditorAprillia Ika

JAKARTA, KOMPAS.com — Guru Besar Universitas Indonesia (UI) Hasbullah Thabrany mengatakan, produktivitas masyarakat yang mengonsumsi rokok mengalami penurunan.

Hal ini dia sampaikan saat acara diskusi mengenai rokok yang diselenggarakan oleh Center for Health Economics and Policy Studies Universitas Indonesia (CHEPS UI) di Jakarta, Selasa (20/12/2016). 

Dia memaparkan, hasrat seseorang untuk merokok sangat susah untuk dibendung jika dirinya sudah pada level kecanduan. Dia menilai, hal itu akan menghilangkan waktu produktif.

"Di kantor misalnya, seorang pegawai bisa saja keluar sebentar-sebentar untuk sekadar merokok. Itu sangat mengurangi produktivitas perusahaan. Semestinya perusahaan melarang hal ini," ujar Hasbullah.

Dia menyarankan perusahaan berpartisipasi untuk menurunkan angka perokok dan meningkatkan produktivitas perusahaan.

Caranya, yakni dengan mendorong pemerintah menaikkan harga rokok di kisaran Rp 50.000 per bungkus.

"Pada harga Rp 50.000 itulah kita baru bisa turunkan konsumsi rokok. Ini bisa dilakukan secara perlahan," ucapnya.

Hasbullah optimistis upaya menaikkan harga rokok ini akan efektif diterapkan di Tanah Air. Sebab, sejumlah negara tetangga sudah lebih dulu menerapkan harga rokok yang lebih mahal untuk menekan jumlah perokok.

"Harga rokok di Indonesia sangat murah, dari situ orang banyak yang konsumsi. Coba harganya seperti di Singapura yang mencapai Rp 100.000 - Rp 150.000 per bungkus," tandas Hasbullah.

(Baca: Bahaya Merokok Bakal Masuk Kurikulum Pendidikan Dasar)

Kompas TV Indonesia Sudah Darurat soal Merokok?

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan Video Lainnya >

27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.