Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Layani "Tax Amnesty", Ditjen Pajak Minta Bank Tetap Buka pada Pengujung Tahun

Kompas.com - 21/12/2016, 21:45 WIB
Yoga Sukmana

Penulis

JAKARTA, KOMPAS.com - Penutupan periode kedua program pengampunan pajak atau tax amnesty akan berakhir tepat saat pergantian tahun.

Direktorat Jenderal Pajak pun meminta bank untuk tetap buka di pengujung tahun untuk melayani wajib pajak yang kemungkinan datang ke bank untuk membayar uang tebusan tax amnesty.

"Bank sudah diminta buka," ujar Direktur Pelayanan dan Penyuluhan (P2) Humas Ditjen Pajak Hestu Yoga Saksama di Jakarta, Rabu (21/12/2016).

Permintaan itu pun disambut bank-bank yang merupakan gateway tax amnesty. Pada Jumat, 30 Desember 2016, bank akan buka hingga pukul 21.00 WIB. Sedangkan pada Sabtu, 31 Desember 2016, bank buka hingga pukul 15.00 WIB.

Ditjen Pajak berharap, dengan dibukanya kantor layanan bank itu, para wajib pajak tetap bisa mengikuti program tax amnesty meski di penghujung tahun sekalipun.

Selain itu, para wajib pajak yang akan melakukan repatriasi harta dari luar negeri juga diharapkan menyalurkan dananya ke bank hingga akhir Desember ini.

Seperti diketahui, pemerintah memberikan waktu repatriasi kepada para wajib pajak yang sudah ikut tax amnesty di periode pertama paling lambat 31 Desember 2016.

Kantor pajak sendiri sudah menyatakannya akan buka hingga pukul 24.00 WIB pada 31 Desember 2016.

Dipastikan, sebagian pegawai pajak harus menghabiskan pergantian tahun di kantor. "Kantor kami akan buka sampai 24 malam pada 31 Desember 2016. Kami tahun baruan di sini, mungkin juga ada kembang api," kata Hestu sembari tertawa.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Momen Idul Adha, Kantor Pusat dan Cabang ASDP Salurkan Kurban 20 Ekor Sapi dan 100 Kambing

Momen Idul Adha, Kantor Pusat dan Cabang ASDP Salurkan Kurban 20 Ekor Sapi dan 100 Kambing

Whats New
BCA Raih Predikat Bank Terbaik di Indonesia Versi Forbes

BCA Raih Predikat Bank Terbaik di Indonesia Versi Forbes

Whats New
Rupiah Tertekan, Bank Mulai Jual Dollar AS seharga Rp 16.500

Rupiah Tertekan, Bank Mulai Jual Dollar AS seharga Rp 16.500

Whats New
Tips Nabung untuk Liburan Seru Tanpa Bikin Kantong Jebol

Tips Nabung untuk Liburan Seru Tanpa Bikin Kantong Jebol

Earn Smart
Menguji Kekuatan Jenama Otomotif China

Menguji Kekuatan Jenama Otomotif China

Whats New
Harga Emas Terbaru 18 Juni 2024 di Pegadaian

Harga Emas Terbaru 18 Juni 2024 di Pegadaian

Spend Smart
Apple Setop Produk 'Paylater' di AS

Apple Setop Produk "Paylater" di AS

Whats New
Lebih dari 1,6 Juta Orang Gunakan KRL Jabodetabek Selama Libur Idul Adha 2024

Lebih dari 1,6 Juta Orang Gunakan KRL Jabodetabek Selama Libur Idul Adha 2024

Whats New
Harga Emas Antam 1 Gram Turun Rp 5.000, Simak Rincian Lengkapnya Selasa 18 Juni 2024

Harga Emas Antam 1 Gram Turun Rp 5.000, Simak Rincian Lengkapnya Selasa 18 Juni 2024

Spend Smart
Harga Bahan Pokok Selasa 18 Juni 2024: Bawang Putih, Telur, dan Daging Ayam Naik

Harga Bahan Pokok Selasa 18 Juni 2024: Bawang Putih, Telur, dan Daging Ayam Naik

Whats New
Menteri PUPR Optimistis Tanggul Laut Mampu Atasi Rob di Semarang

Menteri PUPR Optimistis Tanggul Laut Mampu Atasi Rob di Semarang

Whats New
Volatilitas Tinggi, Rata-rata Cuan Bitcoin Tembus  100 Persen Per Tahun

Volatilitas Tinggi, Rata-rata Cuan Bitcoin Tembus 100 Persen Per Tahun

Whats New
[POPULER MONEY] Kata OJK dan Menko Airlangga soal Korban Judi 'Online' Jadi Penerima Bansos | Hal yang Perlu Diperhatikan dalam Bisnis MLM

[POPULER MONEY] Kata OJK dan Menko Airlangga soal Korban Judi "Online" Jadi Penerima Bansos | Hal yang Perlu Diperhatikan dalam Bisnis MLM

Whats New
'Long Weekend' Berakhir, KAI Prediksi Hari Ini Puncak Arus Balik

"Long Weekend" Berakhir, KAI Prediksi Hari Ini Puncak Arus Balik

Whats New
Pelni Prioritaskan Ganti 2 Kapal Tua Berusia 39 Tahun

Pelni Prioritaskan Ganti 2 Kapal Tua Berusia 39 Tahun

Whats New
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com