Mentan Minta Bulog Serap Gabah Berkadar Air 30 Persen

Kompas.com - 26/03/2017, 13:15 WIB
Menteri Pertanian Amran Sulaiman menghadiri akselerasi serap gabah petani di Jakarta, Minggu (26/3/2017).
KOMPAS.com/IWAN SUPRIYATNAMenteri Pertanian Amran Sulaiman menghadiri akselerasi serap gabah petani di Jakarta, Minggu (26/3/2017).
|
EditorAprillia Ika

JAKARTA, KOMPAS.com - Melimpahnya pasokan gabah yang tak diiringi dengan permintaan dan kadar kandungan air yang kurang maksimal yakni 26 hingga 30 persen, membuat harga gabah di tingkat petani mengalami penurunan.

Melihat kondisi tersebut, Menteri Pertanian Amran Sulaiman meminta Perum Bulog untuk menyerap gabah di tingkat petani dengan harga pembelian pemerintah (HPP) sebesar Rp 3.700 per kilogram (Kg).

"Sejalan dengan peningkatan produksi padi sekaligus mengamankan gabah yang memiliki kadar air 26 persen sampai 30 persen, Perum Bulog perlu mengamankan ini," ujar Amran di Jakarta, Minggu (26/3/2017).

Adapun tujuan pemerintah menginstruksikan Perum Bulog untuk membeli gabah petani berkadar hingga 30 persen, agar petani yang memiliki kelebihan pasokan tidak mengalami kerugian.

"Saya tidak mau petani rugi," tutur Amran.

Pemerintah memprediksikan, pada periode Maret hingga Agustus 2017, prediksi produksi gabah mencapai 33,64 juta ton gabah kering giling. Sehingga menurut Amran produksi tersebut harus diserap.

"Ini agar petani dapat memperoleh keuntungan yang adil, selain itu cadangan beras di Perum Bulog juga meningkat," tutur Amran.

Berdasarkan data Kementerian Pertanian, tim serap gabah petani (Sergap) yang dibentuk oleh Kementerian Pertanian bekerjasama dengan TNI AD dan Perum Bulog dan Pemda pada periode Januari hingga 25 Maret 2017 telah menyerap 754.330 ton gabah atau 377.165 ton setara beras meningkat 420 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2016.

(Baca: Panen Raya, Bulog Targetkan Mampu Serap Gabah 35.000 Ton Per Hari)



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Penetapan NIP CPNS, Ini Dokumen-dokumen yang Wajib Diunggah

Penetapan NIP CPNS, Ini Dokumen-dokumen yang Wajib Diunggah

Whats New
Bandara Soekarno-Hatta Catat Rekor Jumlah Penumpang Tertinggi Selama Pandemi

Bandara Soekarno-Hatta Catat Rekor Jumlah Penumpang Tertinggi Selama Pandemi

Whats New
Harga Rp 300 Jutaan, Ini Lelang Rumah 2 Lantai di Bogor dan Tangerang

Harga Rp 300 Jutaan, Ini Lelang Rumah 2 Lantai di Bogor dan Tangerang

Spend Smart
Terus Merugi, Boeing Dikabarkan Bakal PHK 7.000 Karyawan

Terus Merugi, Boeing Dikabarkan Bakal PHK 7.000 Karyawan

Whats New
Telkom Hadirkan SEA Today, Ririek: Semoga Kanal Ini Bawa Indonesia Mendunia

Telkom Hadirkan SEA Today, Ririek: Semoga Kanal Ini Bawa Indonesia Mendunia

Whats New
Libur Panjang, Ini Jumlah Kendaraan yang Tinggalkan Jakarta dalam 2 Hari

Libur Panjang, Ini Jumlah Kendaraan yang Tinggalkan Jakarta dalam 2 Hari

Whats New
5 Rumah di Bekasi Dilelang Online, Harga Mulai Rp 120 Juta

5 Rumah di Bekasi Dilelang Online, Harga Mulai Rp 120 Juta

Spend Smart
Sidak Lapangan, KKP Ingin Pelaku Ekspor Benih Lobster Taati Aturan

Sidak Lapangan, KKP Ingin Pelaku Ekspor Benih Lobster Taati Aturan

Whats New
Perhatikan 3 Hal Ini Saat Transaksi Elektronik

Perhatikan 3 Hal Ini Saat Transaksi Elektronik

Spend Smart
Menkop Teten: UU Cipta Kerja Buka Ruang Konsolidasi Data Tunggal Koperasi dan UMKM

Menkop Teten: UU Cipta Kerja Buka Ruang Konsolidasi Data Tunggal Koperasi dan UMKM

Whats New
Upah Minimum Tak Naik, Tahun Depan Subsidi Gaji Berlanjut?

Upah Minimum Tak Naik, Tahun Depan Subsidi Gaji Berlanjut?

Whats New
Turun Rp 12.000, Simak Rincian Harga Emas Antam Hari Ini

Turun Rp 12.000, Simak Rincian Harga Emas Antam Hari Ini

Earn Smart
Teguran hingga Diberhentikan, Sanksi untuk Kepala Daerah yang Tak Ikuti SE Upah Minimum

Teguran hingga Diberhentikan, Sanksi untuk Kepala Daerah yang Tak Ikuti SE Upah Minimum

Whats New
Omzet Terpukul Pandemi, Pengusaha Minuman Ini Banting Setir Jual Ikan Cupang

Omzet Terpukul Pandemi, Pengusaha Minuman Ini Banting Setir Jual Ikan Cupang

Smartpreneur
BLT UMKM Diperpanjang, Kemenkop UKM Minta Pemda Lakukan Ini

BLT UMKM Diperpanjang, Kemenkop UKM Minta Pemda Lakukan Ini

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X