Imbas Seret Paksa Penumpang, United Airlines Lakukan Perombakan Ini

Kompas.com - 16/04/2017, 17:23 WIB
CEO United Airlines, Oscar Munoz. AP/IndependentCEO United Airlines, Oscar Munoz.
|
EditorM Fajar Marta

NEW YORK, KOMPAS.com - Maskapai penerbangan United Airlines mengubah kebijakan pemesanan tiket untuk kru penerbangannya setelah insiden diturunkannya  seorang penumpang pada pekan lalu.

Insiden tersebut terjadi lantaran terjadinya overbooking atau jumlah tiket yang dijual melebihi kapasitas. Mengutip CNBC, Minggu (16/4/2017), diseretnya sang penumpang kabarnya dilakukan untuk memberikan kursi kepada pegawai United Airlines.

Pihak United Airlines menyatakan akan memastikan kru dan pegawainya yang terbang dengan pesawat United harus melakukan pemesanan tiket setidaknya 60 menit sebelum keberangkatan.

Menurut United Airlines, kebijakan baru itu akan memastikan peristiwa penumpang dipaksa keluar dari pesawat tidak akan terjadi lagi di masa mendatang.

"Perubahan ini adalah langkah awal sejalan dengan tinjauan kembali atas kebijakan-kebijakan guna memberikan pelayanan terbaik bagi penumpang," ungkap United.

Pasca diseretnya David Dao keluar pesawat, manajemen United Airlines menyatakan perseroan perlu merombak kebijakan untuk kembali memenangkan kepercayaan konsumen. Pihak United Airlines pun melontarkan permintaan maaf kepada Dao dan keluarganya.

Akibat insiden itu, CEO United Oscar Munoz berada dalam tekanan. Akan tetapi, Munoz menyatakan bahwa dirinya tidak memiliki rencana untuk mundur dari jabatannya.

Para investor United pun menekan Munoz. Mereka meminta dia memperbaiki kinerja maskapai yang dipimpinnya itu, termasuk hubungan dengan konsumen. 

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Ikut


Sumber CNBC
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X