Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Akuisisi 7-Eleven, Charoen Pokphand Tunggu Persetujuan Induk Waralaba

Kompas.com - 15/05/2017, 21:50 WIB
Pramdia Arhando Julianto

Penulis

JAKARTA, KOMPAS.com - Presiden Direktur PT Charoen Pokphand Indonesia Tjiu Thomas Effendy mengungkapkan, terkait akuisisi bisnis waralaba 7-Eleven atau Sevel di Indonesia, pihaknya masih menunggu keputusan dari induk perusahaan waralaba tersebut yakni Seven & I Holding Co. Ltd.

Thomas mengakui, bahwa anak perusahaannya, Charoen Pokphand Restu Indonesia (CPRI) telah menyepakati akuisisi segmen bisnis dan aset yang dimiliki oleh PT Modern Sevel Indonesia (MSI).

Dia mengatakan pihaknya hanya mengakusisi dari sisi franchise dengan nilai mencapai Rp 1 triliun dari MSI, bukan membeli perusahaan tersebut. Kesepakatan tertuang dalam Business Acquisition Agreement dan diteken pada 19 April 2017 lalu.

"Mengenai Sevel, memang kami sudah tandatangani pada 19 April lalu. Tentu di dalam itu namanya conditional ada beberapa kondisi yang harus dipenuhi antara lain tentu persetujuan dari pada principal yang punya Sevel," ujarnya Tjiu di Gedung BPPT, Thamrin, Jakarta Pusat, Senin (15/5/2017).

Menurutnya, proses akuisisi tersebut ditargetkan selesai pada Juni 2017. "Kami targetkan memang Juni. Kami beli franchise, bukan beli perusahaan. Kami tidak beli perusahaan yang pegang frachise (MSI), hanya beli bisnisnya. Makanya judulnya business acquisition agreement," papar Thomas.

Dari sisi dana akuisisi yang mencapai Rp 1 triliun, Thomas mengatakan, sumber dana tersebut murni berasal dari kas internal perusahaan. Kendati demikian, dirinya enggan menjelaskan lebih rinci terkait rencana pengembangan bisnis waralaba tersebut.

"Ini conditional jadi semuanya belum ada kepastian. Kalau sudah ada, baru kami bicara," jelasnya.

PT Charoen Pokphand Tbk mencaplok bisnis convenience store 7-Eleven. Nilai akuisisi 7-Eleven tersebut mencapai Rp 1 triliun. Sampai September 2016, jumlah jaringan 7-Eleven di Indonesia tercatat 166 gerai. Sepanjang tahun 2016, 25 gerai 7-Eleven di Indonesia telah ditutup.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

60 Kloter Penerbangan Haji 'Delay', Menhub Minta Garuda Berbenah

60 Kloter Penerbangan Haji "Delay", Menhub Minta Garuda Berbenah

Whats New
2 Cara Cek Mutasi Rekening BCA lewat HP

2 Cara Cek Mutasi Rekening BCA lewat HP

Spend Smart
Hingga April 2024, Jumlah Investor Kripto di Indonesia Tembus 20,16 Juta

Hingga April 2024, Jumlah Investor Kripto di Indonesia Tembus 20,16 Juta

Whats New
KA Banyubiru Layani Penumpang di Stasiun Telawa Boyolali Mulai 1 Juni 2024

KA Banyubiru Layani Penumpang di Stasiun Telawa Boyolali Mulai 1 Juni 2024

Whats New
Ekonom: Iuran Tapera Tak Bisa Disamakan Dengan BPJS

Ekonom: Iuran Tapera Tak Bisa Disamakan Dengan BPJS

Whats New
Pertamina-Medco Tambah Aliran Gas ke Kilang LNG Mini Pertama di RI

Pertamina-Medco Tambah Aliran Gas ke Kilang LNG Mini Pertama di RI

Whats New
Strategi Industri Asuransi Tetap Bertahan saat Jumlah Klaim Kian Meningkat

Strategi Industri Asuransi Tetap Bertahan saat Jumlah Klaim Kian Meningkat

Whats New
Baru Sebulan Diangkat, Komisaris Independen Bank Raya Mundur

Baru Sebulan Diangkat, Komisaris Independen Bank Raya Mundur

Whats New
Integrasi Infrastruktur Gas Bumi Makin Efektif dan Efisien Berkat Inovasi Teknologi

Integrasi Infrastruktur Gas Bumi Makin Efektif dan Efisien Berkat Inovasi Teknologi

Whats New
CEO Singapore Airlines Ucapkan Terima Kasih ke Staf Usai Insiden Turbulensi

CEO Singapore Airlines Ucapkan Terima Kasih ke Staf Usai Insiden Turbulensi

Whats New
BTN-Kadin Garap Pembiayaan 31 Kawasan Industri di Jabar

BTN-Kadin Garap Pembiayaan 31 Kawasan Industri di Jabar

Whats New
Pembiayaan Baru BNI Finance Rp 1,49 Triliun pada Kuartal I 2024, Naik 433 Persen

Pembiayaan Baru BNI Finance Rp 1,49 Triliun pada Kuartal I 2024, Naik 433 Persen

Whats New
Asosiasi Pekerja Tolak Pemotongan Gaji untuk Iuran Tapera

Asosiasi Pekerja Tolak Pemotongan Gaji untuk Iuran Tapera

Whats New
TRON Hadirkan Kendaraan Listrik Roda Tiga untuk Kebutuhan Bisnis dan Logistik

TRON Hadirkan Kendaraan Listrik Roda Tiga untuk Kebutuhan Bisnis dan Logistik

Whats New
Asosiasi: Permendag 8/2024 Bikin RI Kebanjiran Produk Garmen dan Tekstil Jadi

Asosiasi: Permendag 8/2024 Bikin RI Kebanjiran Produk Garmen dan Tekstil Jadi

Whats New
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com