2018, Bank Mandiri Kucurkan Rp 15,9 Triliun untuk Jalan Tol

Kompas.com - 07/02/2019, 17:59 WIB
Ilustrasi jalan tolKementerian PUPR Ilustrasi jalan tol

JAKARTA, KOMPAS.com - Senior Vice President Large Corporate  Bank Mandiri Yusak LS Silalahi mengatakan, portofolio pembiayaan Bank Mandiri untuk proyek tol sepanjang 2018 mengalami peningkatan.

Pada 2017 lalu, Bank Mandiri menyalurkan sekitar Rp 7 triliun. Kemudian, pada Juni 2018, pembiayaan yang dikucurkan untuk jalan tol sekitar Rp 10,6 triliun.

Sementara pada Desember 2018, dana yang dikucurkan sebesar Rp 15, 9 triliun. 


"Kita sebagai perusahaan BUMN perbankan, kita ikut support proyek-proyek ini," ujar Yusak di Menara BCA, Jakarta, Kamis (7/2/2019).

"Kami tidak hanya mengejar keuntungan, tapi juga agen pembangunan untuk mendukung program pemerintah," lanjut dia.

Baca juga: Bank Mandiri Salurkan Kredit Rp 820,1 Triliun Sepanjang 2018

Sementara itu, untuk infrastruktur lainnya, pembiayaan oleh Bank Mandiri juga meningkat. Yusak mengatakan, kebutuhan Indonesia akan investasi sangat besar.

Hingga 2030, pemerintah butuh 1.200 miliar dollar AS. Pembiayaan infrastruktur sifatnya jangka panjang, namun, perbankan juga harus mengatur dari sisi funding.

Tahun ini, Bank Mandiri masih akan mendanai beberapa proyek jalan tol melalui sindikasi.

"Ke depan masih banyak pipeline tol yang masih dikerjakan," kata Yusak.

Baca juga: Bank Mandiri Ikut Sindikasi Dana Talangan Tanah Tol Probowangi Rp 1 Triliun

Salah satunya yakni proyek tol Trans Jawa, di mana Bank Mandiri ikut sindikasi untuk dana talangan tanah tol Probolinggo-Banyuwangi (Probowangi). Yusak mengatakan, pihaknya tertarik masuk ke pembiayaan infrastruktur bukan hanya sebagai agen pembangunan.

"Beberapa tahun ini lahan sudah lebih clear. Kita sudah ada dana talangan tanah dan lain-laian sehingga pembiayaan banking, tingkat return sudah bisa diterima," kata Yusak.

Secara keseluruhan, sepanjang 2018, Bank Mandiri telah mengucurkan kredit sebesar Rp 820,1 triliun di sepanjang 2018. Sebanyak 23,4 persen di antaranya disalurkan untuk pembiayaan pembangunan infrastruktur.

Punya opini tentang artikel yang baru Kamu baca? Tulis pendapat Kamu di Bagian Komentar!


Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Close Ads X