China Tawarkan Bantuan ke Venezuela untuk Pulihkan Listrik

Kompas.com - 13/03/2019, 20:07 WIB
Orang-orang mengantre untuk air minum yang didistribusikan di Chacao, Caracas, Venezuela, Senin (11/3/2019). (AFP/CRISTIAN HERNANDEZ) Orang-orang mengantre untuk air minum yang didistribusikan di Chacao, Caracas, Venezuela, Senin (11/3/2019). (AFP/CRISTIAN HERNANDEZ)

BEIJING, KOMPAS.com - Pemerintah China menawarkan bantuan kepada Venezuela untuk memulihkan layanan kelistrikan. Ini menyusul pemadaman listrik yang terjadi di sebagian besar wilayah negara yang dilanda krisis parah tersebut.

Dilansir dari Reuters, Rabu (13/3/2019), pemadaman listrik tersebut merupakan yang terburuk sepanjang sejarah Venezuela. Presiden Nicolas Maduro menuding AS melakukan sabotase terhadap fasilitas kelistrikan negara itu. 

Maduro menuduh pula AS sebagai biang keladi krisis ekonomi yang melanda Venezuela. Adapun pemadaman listrik sudah memasuki hari keenam. 

Baca juga: Dalam Sepekan, 8 Ton Emas Bank Sentral Venezuela Dijual Ilegal

Akibat padamnya listrik, rumah sakit kesulitan memberikan pelayanan bagi pasian. Pasokan makanan pun membusuk akibat gelombang panas tropis dan ekspor dari ladang minyak utama Venezuela dihentikan. 

Juru bicara Kementerian Luar Negeri China Lu Kang menyatakan, pemerintah China telah menerima laporan bahwa pembangkit listrik Venezuela tak berfungsi akibat serangan retasan. 

"China sangat prihatin terkait hal ini," ujar Lu.

Ia menyebut, pemerintah China berharap pemerintah Venezuela dapat menemukan penyebab masalah itu sesegera mungkin, serta memulihkan pasokan listrik dan kondisi sosial. 

Baca juga: Krisis, Venezuela Jual Cadangan Emas Bank Sentral ke Uni Emirat Arab

"China bersedia memberikan bantuan dan dukungan teknis untuk memulihkan fasilitas kelistrikan Venezuela," imbuhnya. 

Listrik dilaporkan kembali pulih di banyak wilayah Venezuela pada Selasa (12/3/2019) waktu setempat, menurut sejumlah saksi dan laporan di media sosial. Ini termasuk kelistrikan di beberapa wilayah yang tidak dialiri listrik sejak Kamis (7/3/2019) lalu.

Baca juga: Kepada IMF, Venezuela Laporkan Inflasi 860 Persen Pada 2017

Akan tetapi, aliran listrik belum pulih di ibukota Caracas dan wilayah barat yang berdekatan dengan perbatasan Kolombia. 

Padamnya listrik agaknya disebabkan permasalahan teknis di jaringan transmisi yang tersambung dengan pembangkit hidroelektrik di tenggara Venezuela. Hal ini diungkapkan beberapa ahli. 

Punya opini tentang artikel yang baru Kamu baca? Tulis pendapat Kamu di Bagian Komentar!


Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Close Ads X