Boeing Siapkan Perbaikan "Software" Pesawat 737 MAX

Kompas.com - 26/03/2019, 17:00 WIB
Pesawat generasi terbaru Boeing 737 MAX 8 saat terbang untuk pertama kalinya di Renton, Washington, Amerika Serikat, 29 Januari 2016. Pesawat ini merupakan seri terbaru dan populer dengan fitur mesin hemat bahan bakar dan desain sayap yang diperbaharui. AFP PHOTO/GETTY IMAGES/STEPHEN BRASHEARPesawat generasi terbaru Boeing 737 MAX 8 saat terbang untuk pertama kalinya di Renton, Washington, Amerika Serikat, 29 Januari 2016. Pesawat ini merupakan seri terbaru dan populer dengan fitur mesin hemat bahan bakar dan desain sayap yang diperbaharui.

SEATTLE, KOMPAS.com - Pabrikan pesawat Boeing Co akan memberikan pembaruan perangkat lunak (software) pesawat 737 MAX secara gratis kepada maskapai-maskapai yang telah membeli pesawat tersebut. Ini diungkapkan pihak Boeing pada awal pekan ini.

Namun demikian, seperti dikutip dari Reuters, Selasa (26/3/2019), perbaikan perangkat lunak pesawat Boeing 737 MAX tersebut masih harus memperoleh persetujuan dari otoritas penerbangan di seluruh dunia. Perangkat lunak menjadi fokus investigasi kecelakaan dua pesawat Boeing 737 Max 8 dalam beberapa bulan terakhir.

Departemen Transportasi AS menyatakan telah membentuk panel eksternal untuk meninjau program sertifikasi yang dilakukan Otoritas Penerbangan Federal AS (FAA) terhadap Boeing 737 MAX. Adapun penyebab jatuhnya pesawat Boeing 737 Max 8 milik Lion Air dan Ethiopian Airlines masih belum diketahui hingga saat ini.

Baca juga: Buntut Jatuhnya Boeing 737 Max, American Airlines Batalkan 90 Penerbangan Per Hari hingga April

Sementara itu, pihak Ethiopian Airlines menyatakan hasil awal laporan terkait kecelakaan pesawatnya akan diketahui pada pekan ini atau pekan depan. CEO Ethiopian Airlines Tewolde Gebremariam pun mengaku masih percaya dengan Boeing.

"Meski ada tragedi, Boeing dan Ethiopian Airlines akan terus bekerja sama dengan baik di masa mendatang. Ethiopian Airlines percaya pada Boeing. Mereka telah menjadi mitra kami selama bertahun-tahun," sebut Gebremariam.

Pesawat seri 737 MAX adalah produk terlaris Boeing. Adapun nilai pesanan pesawat tersebut mencapai total lebih dari 500 miliar dollar AS.

Baca juga: Akibat Tragedi 737 Max 8, Nilai Pasar Boeing Lenyap 40 Miliar Dollar AS

Saham Boeing ditutup menguat 2,3 persen pada level 370,46 dollar AS pada penutupan perdagangan Senin waktu setempat. Ini seiring harapan perbaikan perangkat lunak akan segera rampung.

Meskipun demikian, saham Boeing telah melemah sekira 12 persen dan nilai pasarnya telah lenyap 29 miliar dollar AS sejak pesawat Ethiopian Airlines jatuh pada 10 Maret 2019 lalu.

 

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber Reuters
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X