China Berencana Larang Penambangan Bitcoin

Kompas.com - 10/04/2019, 12:53 WIB
Ilustrasi Bitcoin Novikov Aleksey/ShutterstcokIlustrasi Bitcoin

SHANGHAI, KOMPAS.com - Otoritas China disebut ingin melarang penambangan bitcoin. Hal ini menurut draf daftar kegiatan industri yang ingin dihentikan, dan merupakan meningkatnya sinyal tekanan pemerintah terhadap mata uang kripto alias cryptocurrency.

Dilansir dari Bloomberg, Rabu (10/4/2019), China adalah pasar terbesar di dunia untuk perangkat keras komputer yang dirancang untuk menambang bitcoin dan mata uang kripto lainnya. Padahal, aktivitas semacam itu sebelumnya berada di area abu-abu pengawasan regulator.

Komisi Pembangunan dan Reformasi Nasional China (NDRC) pada awal pekan ini menyatakan tengah mengumpulkan opini publik terkait revisi daftar industri yang akan didorong, dilarang, atau dikurangi aktivitasnya. Daftar tersebut pertama kali dipublikasikan pada tahun 2011.

Baca juga: Harga Bitcoin Melonjak, Kemungkin akan Menarik Banyak Investor

Dalam draf revisi daftar tersebut, penambangan mata uang kripto termasuk bitcoin dimasukkan ke dalam jajaran 450 kegiatan yang dipandang harus dilarang oleh NDRC. Sebab, kegiatan tersebut dipandang termasuk industri yang tak sesuai dengan aturan, regulasi, bersifat tidak aman, boros sumber daya, atau mencemari lingkungan.

Di dalam dokumen itu tak tertera juga target waktu atau rencana menekan penambangan bitcoin. Artinya, kegiatan tersebut harus dihilangkan secepatnya.

Publik memiliki waktu hingg 7 Mei 2019 mendatang untuk memberikan tanggapan terkait draf itu.

Baca juga: Bos Bursa Kripto Meninggal, Bitcoin Senilai 145 Juta Dollar AS Terancam Hangus

Sektor mata uang kripto telah berada di bawah pengawasan kuat di China sejak 2017. Kala itu, regulator mulai melarang penerbitan koin perdana atau initial coin offering (ICO) dan menutup penukaran-penukaran mata uang kripto lokal. 

China juga kemudian mulai membatasi penambangan mata uang kripto. Ini membuat banyak perusahaan penerbit mata uang kripto harus memindahkan kantor ke tempat lain.

 

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber Bloomberg
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X