Pemerintah dan Maskpai Segera Bahas Tarif Batas Atas Tiket Pesawat

Kompas.com - 26/04/2019, 14:18 WIB
Ilustrasi: Sejumlah maskapai nasional terparkir di Bandara Sultan Aji Muhammad Sulaiman, Balikpapan Kalimantan Timur KOMPAS.com/ Bambang P. JatmikoIlustrasi: Sejumlah maskapai nasional terparkir di Bandara Sultan Aji Muhammad Sulaiman, Balikpapan Kalimantan Timur

JAKARTA, KOMPAS.com - Pemerintah akan menggelar rapat dengan para maskapai untuk membahas mengenai polemik mahalnya harga tiket pesawat. Rencananya, rapat tersebut akan dilakukan pada pekan depan.

Perwakilan pemerintah yang rencananya hadir dalam rapat tersebut, yaitu Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi dan Menteri BUMN Rini Soemarno.

Menurut Budi, dalam rapat tersebut nantinya akan dibahas mengenai tarif batas atas harga tiket pesawat.

"Ya diantaranya (yang akan dibahas) tentang (tarif) batas atas tadi," ujar Budi di Jakarta, Jumat (26/4/2019).

Saat dipertegas apakah pemerintah akan merevisi tarif batas atas tersebut, Budi tak menjawabnya secara gamblang. "Ya nanti kita rapatkan lagi," kata Budi.

Budi menjelaskan, Darmin ingin ikut dalam rapat soal harga tiket pesawat lantaran hal tersebut menjadi salah satu penyumbanh inflasi terbesar. Atas dasar itu, pemerintah akan mencari solusi yang terbaik bagi masyarakat maupun para maskapai.

"Tarif menjadi penyebab inflasi paling tinggi. Karenanya menko perekonomian minta kta memang harus gelar perjumpaan agar masyarakat bisa dapat tarif terjangkau. Tapi ekspektasi maskapai agar mereka lebih feasible ya kita dengarkan. Ini ada upaya dari menko," ucap dia.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X