KILAS

PT Angkasa Pura II Siapkan Insentif untuk Maskapai Angkutan Lebaran

Kompas.com - 06/05/2019, 18:20 WIB
Airport Digital Lounge di Terminal 3 Bandara Internasional Soekarno-Hatta. Dok Humas AP IIAirport Digital Lounge di Terminal 3 Bandara Internasional Soekarno-Hatta.

KOMPAS.com – PT Angkasa Pura II mengusung tema Experience Ramadhan guna mengajak pelanggan merasakan nuansa bulan suci di bandara-bandara yang dikelolanya, termasuk Bandara International Soekarno-Hatta.

Bersamaan dengan itu, telah disiapkan insentif khusus selama periode angkutan lebaran untuk pelanggan korporasi.

Ada insentif cash back untuk maskapai yang mengoperasikan penerbangan tambahan (extra flight) dengan pesawat berbadan sedang (narrow body) selama masa angkutan lebaran.

Besaran dari cash back adalah 100 persen dari biaya jasa pendaratan pesawat.

“Cash back untuk extra flight khusus kami berikan supaya meringankan operasional maskapai karena di sisi lain, jumlah penerbangan bertambah sehingga memastikan ketersediaan kursi bagi para pemudik,” ujar Direktur Utama PT Angkasa Pura II Muhammad Awaluddin seperti dlaam rilis yang diterima Kompas.com, Senin (6/5/2019).

Adapun insentif yang sebelumnya sudah diberikan dan masih berlaku juga saat angkutan lebaran adalah, New Route Incentives yakni cash back 100 persen dari jasa pendaratan pesawat selama 1 tahun juga diberikan bagi maskapai yang membuka rute baru di bandara Angkasa Pura II, kecuali Bandara Internasional Jawa Barat dan rute dalam negeri Soekarno-Hatta.

Ada pula New Airlines Entrance Incentives, yakni cash back jasa pendaratan pesawat pada maskapai yang baru masuk pada bandara Angkasa Pura II, kecuali Bandara Internasional Jawa Barat.

Selain itu, Red Eye Incentives dalam bentuk cash back 100 persen atas tarif jasa pelayanan jasa pendaratan dan jasa pelayanan penempatan pesawat selama 1 tahun bagi maskapai yang melakukan keberangkatan atau kedatangan pada pukul 24.00-04.00 LT di Soekarno-Hatta.

Kemudian, Unschedule Flight Incentives yaitu cash back 100 persen atas tarif jasa pelayanan jasa pendaratan bagi penerbangan tidak berjadwal, kecuali jika dilakukan di Bandara Internasional Jawa Barat.

“Ini merupakan salah satu inovasi AP II untuk meningkatkan lalu lintas penerbangan. Insentif ini juga kedepannya dapat meningkatkan traffic low cost carrier di bandara-bandara AP II apalagi setelah beroperasinya Terminal 2F Bandara Internasional Soekarno-Hatta sebagai low-cost carrier terminal (LCCT),” ujar Awaluddin.

Halaman:
Baca tentang
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X