Kemenhub Prediksi Sore hingga Malam Nanti Arus Puncak Mudik

Kompas.com - 31/05/2019, 16:34 WIB
Ketua Harian Posko Mudik Nasional Kemenhub Arif Toha Tjahjagama di Jakarta, Jumat (31/5/2019). KOMPAS.com/MUTIA FAUZIAKetua Harian Posko Mudik Nasional Kemenhub Arif Toha Tjahjagama di Jakarta, Jumat (31/5/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) memrediksi, sore hingga malam nanti menjadi arus puncak mudik Lebaran 2019. Ketua Harian Posko Mudik Nasional Kemenhub Arif Toha Tjahjagama mengatakan, puncak arus mudik akan terjadi pada pukul 16.00 WIB hingga pukul 20.00 WIB, Jumat (31/5/2019).

"Karena hari ini swasta ada yang baru mulai libur. Kemungkinan orang-orang pulang Jumatan baru berangkat," ujar Arif di Jakarta, Jumat (31/5/2019).

Adapun data Jasa Marga menunjukkan, sepanjang tanggal 29 Mei - 30 Mei 2019, terpantau total 129.306 kendaraan meninggalkan Jakarta melalui Gerbang Tol (GT) Cikampek Utama Jalan Tol Jakarta-Cikampek.

Baca juga: Puncak Mudik, Kendaraan yang Melintas Tol Cipali Diperkirakan Tembus 104.000 Unit

Jumlah tersebut naik sebesar 175,31 persen dari Lalulintas Harian (LHR) normal sebesar 46.968 kendaraan.

Khusus untuk arus lalu lintas pada Kamis (30/5/2019), Jasa Marga mencatat 71.901 kendaraan meninggalkan Jakarta melalui GT Cikampek Utama. Angka tersebut naik sekitar 206 persen dari LHR normal sebesar 23.484 kendaraan.

Untuk mengantisipasi kepadatan Jalan Tol Jakarta-Cikampek, Jasa Marga atas diskresi Kepolisian telah memberlakukan rekayasa lalu lintas contraflow sebanyak dua lajur ke arah Cikampek di KM 29 hingga KM 61 pada pukul 05.45 WIB.

Baca juga: Dua Hari Mudik Lebaran, YLKI Sebut Tol Cikampek Nyaris Lumpuh

Sementara, rekayasa One Way diberlakukan di KM 70 GT Cikampek Utama s.d KM 263 Brebes Barat sejak pukul 07.20 WIB.

Saat ini Jalan Tol Jakarta-Cikampek masih terpantau lancar mulai dari Cawang hingga GT Cikampek Utama dengan antrean 3-4 kendaraan.

"Jasa Marga berharap pengguna jalan dapat mengantisipasi titik awal rekayasa lalu lintas contraflow di KM 29, sehingga pengguna jalan jarak jauh dapat langsung mengambil lajur paling kanan untuk masuk ke dalam lajur contraflow. Sedangkan untuk pengguna jalan dengan jarak perjalanan yang pendek, agar tetap menggunakan lajur normal," ujar Corporate Secretary Jasa Marga Irra Susiyanti dalam keterangan tertulisnya.



Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X