Ada Isu PHK Karyawan, Ini Penjelasan Dirut Krakatau Steel

Kompas.com - 22/06/2019, 15:12 WIB
Direktur Utama PT Krakatau Steel, Silmy Karim di Jakarta, Minggu (24/3/2019). KOMPAS.com/AKHDI MARTIN PRATAMADirektur Utama PT Krakatau Steel, Silmy Karim di Jakarta, Minggu (24/3/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Isu pemutusan hubungan kerja ( PHK) ribuan karyawan PT Krakatau Steel (Persero) Tbk berhembus kencang beberapa hari belakangan. Sejumlah media turut menuliskan kabar tersebut.

Kepada Kompas.com, Direktur Utama Krakatau Steel Silmy Karim memberikan penjelasan lengkap seputar kondisi BUMN tersebut dan isu yang berkembang.

Sejak 10 tahun lalu ungkapnya, Krakatau Steel sudah menyimpan sejumlah persoalan yang membuat perusahaan pelat merah itu harus rugi 7 tahun berturut-turut.

Baca juga: Gandeng BUMN Karya, Krakatau Steel Incar Perusahaan Baja Lokal

Sejak ditunjuk sebagai nakhoda baru Krakatau Steel pada September 2018 lalu, Silmy menyadari besarnya masalah dan pentingnya upaya penyelamatan perusahaan.

Ia menilai perlunya restrukturisasi perusahaan agar kinerja Krakatau Steel menjadi optimal. Oleh karena itu, restrukturisasi mulai dijalankan sejak Januari 2019.

Ada 4 hal dalam restrukturisasi tersebut yakni penjualan asset non core, mencari mitra strategis, spin off atas unit/divisi yang semula cost center menjadi profit center dan merampingkan organisasi agar tidak birokratis dan lincah.

Baca juga: Dirut Krakatau Steel Tak Tahu Proyek yang Diduga Dikorupsi Direkturnya

Khusus dua poin terakhir, inilah yang berkaitan dengan karyawan. Silmy mengatakan bahwa upaya penyelamatan Krakatau Steel turut melibatkan anak-anak usaha.

"Saya mengajak seluruh anak usaha KS untuk gotong royong bersama-sama menyelamatkan KS karena ini industri yang strategis," ujarnya saat berbincang dengan Kompas.com, Sabtu (22/6/2019).

Ia lantas menjelaskan dua poin terakhir dalam restrukturisasi Krakatau Steel.

Perampingan

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X