KILAS

Kementan Dorong Regenerasi SDM di Bidang Pertanian

Kompas.com - 27/06/2019, 17:55 WIB
Regenerasi menjadi prioritas Kementan untuk mewujudkan mimpi Indonesia lubung pangan dunia pada 2045. Humas Kementerian PertanianRegenerasi menjadi prioritas Kementan untuk mewujudkan mimpi Indonesia lubung pangan dunia pada 2045.


KOMPAS.com - Kementerian Pertanian (Kementan) tengah mendorong generasi muda Indonesia untuk terjun di bidang pertanian.

Hal tersebut diungkapkan Kepala Biro Humas dan Informasi Publik Kementan, Kuntoro Andri saat menjadi pembicara dalam seminar publik Ikatan Senat Mahasiswa Pertanian Indonesia (ISMPI) di kampus Sekolah Tinggi Ilmu Pertanian Agrobisnis Perkebunan (STIPAP) Medan, Selasa (25/6/2019).

"Statistik menyebutkan jumlah petani kita hanya tersisa 27 persen dari total angkatan kerja Indonesia, maka sudah harus melakukan program regenerasi," ujar Kuntoro sesuai keterangan tertulis yang Kompas.com terima, Kamis (27/6/2019).

Kuntoro menerangkan, Kementan telah melakukan berbagai upaya agar regenerasi petani Indonesia tidak terhambat, di antaranya menciptakan gerakan sejuta petani milenial, revitalisasi sekolah vokasi dan Gerakan Pemuda Tani Indonesia (Gempita).

"Khusus Gempita kini telah memiliki anggota 500.000 pemuda tani," terang Kuntoro.

Baca jugaSimak, Enam Strategi Kementan untuk Regenerasi Petani

Regenerasi petani, lanjut Kuntoro, menjadi prioritas Kementan. Terlebih lagi, capaian Kementan selama 4,5 tahun era Presiden Jokowi di bidang pertanian harus dijalankan secara berkelanjutan.

"Semua capaian baik pada peningkatan produk domestik bruto (PDB), ekspor, kesejahteraan petani, menekan inflasi dan kemiskinan di pedesaan harus dipertahankan dan dilanjutkan oleh para generasi muda," ucap Kuntoro.

Untuk membakar semangat generasi muda, Kuntoro menjelaskan agar tidak perlu khawatir dengan peluang usaha di dunia pertanian karena potensinya yang besar di masa depan.

"Para mahasiswa pertanian bisa menjadi agro enterpreunership yang sukses bila mempersiapkan diri dari sekarang. Segala kemudahan seperti penguasaan teknologi, pemanfaatan alat mesin pertanian, dan internet menjadi peluang emas," terang Kuntoro.

Baca jugaMentan Amran Mau Regenerasi Petani

Jika regenerasi petani Indonesia dapat berjalan baik, Kementan optimis mimpi Indonesia menjadi lumbung pangan dunia pada 2045 bisa menjadi kenyataan.

"Generasi muda kita sangat potensial dalam mengembangkan dan mengembalikan kejayaan pertanian Indonesia," tutup Kuntoro.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X