[POPULER MONEY] Pemerintah Pangkas Kompensasi ke PLN | Giant Tutup Gerai

Kompas.com - 28/06/2019, 06:33 WIB
Ilustrasi listrik KOMPAS / WAWAN H PRABOWOIlustrasi listrik

JAKARTA, KOMPAS.com - Berita terkait rencana pemerintah memangkas kompensasi ke PLN menjadi berita populer kanal Money Kompas.com, Kamis (27/6/2019). Hal ini disinyalir dapat membuat tarif listrik naik.

Berikut ini adalah 5 berita populer kanal Money Kompas.com yang masih layak dibaca pagi ini.

1. Pemerintah Beri Sinyal Pangkas Kompensasi ke PLN, Bakal Ada Kenaikan Tarif Listrik?

Pemerintah memberikan sinyal keberatan untuk kembali membayarkan biaya kompensasi kepada PT Perusahaan Lisrtik Negara (PLN). Pasalnya, pembayaran kompensasi ke PLN tersebut berpotensi membebani keuangan negara, meski besarannya cenderung kecil jika dibandingkan dengan tarif keekonomian.

Adapun nilai kompensasi dihitung berdasarkan selisih antara tarif listrik yang berlaku dengan biaya pokok penyediaan (BPP) pembangkit listrik tersebut.

Baca selengkapnya di sini.

2. Anggota DPR Ini Kritik Strategi Pembangunan Jokowi

Pemerintah dalam anggaran belanja APBN 2020 akan lebih fokus pada pembangunan sumber saya manusia (SDM). Hal tersebut sesuai dengan mandat Presiden Joko Widodo setelah dalam lima tahun pemerintahannya fokus pada pembangunan infrastruktur.

Anggota DPR RI fraksi Gerindra sekaligus Anggota Badan Anggaran DPR RI Bambang Haryo menilai langkah pemerintah tersebut kurang tepat. Menurut dia, pembangunan SDM harus dilakukan sebelum pembangunan infrastruktur. Sehingga setelahnya, infrastruktur yang terbangun dapat dimanfaatkan secara optimal.

Baca selengkapnya di sini.

Halaman Selanjutnya
Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X