KILAS

Disparitas Harga Ayam Tinggi, Kementan Siapkan Langkah Ini

Kompas.com - 30/06/2019, 10:53 WIB
Kementan memiliki cara untuk mengatasi disparitas harga ayam Humas Kementerian PertanianKementan memiliki cara untuk mengatasi disparitas harga ayam

KOMPAS.com - Kementerian Pertanian (Kementan) menduga ada praktik tidak sehat dalam jual beli ayam hidup (livebird) saat melihat disparitas harga ayam di tingkat produsen hingga daging ayam di konsumen.

Untuk menyeledikinya, Kementan melalui Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan (Ditjen PKH) menerjunkan tim monitoring dan investigasi di Jawa Barat (Jabar), Jawa Tengah (Jateng), dan Jawa Timur (Jatim).

Direktur Perbibitan dan Produksi Ternak Kementan, Sugiono, memimpin tim monitoring di Jawa Tengah, Jumat (28/6/2019).

"Kami tengah menelusuri 26 perusahaan pembibit induk ayam (parent stock/PS) yang mendistribusikan ayam umur sehari (Day Old Final Stock/DOC FS) ke Provinsi Jateng" ujar Sugiono, dalam pernyataan tertulis, Minggu (30/6/2019).

Setelah menyelidiki, lanjut Sugiono, Kementan telah mengantongi dua cara mengatasi disparitas harga.

Kementan mengurangi pendistribusian DOC FS dan mengafkirkan dini PS yang berumur diatas 68 minggu.

"Rata-rata distribusi DOC FS ke Jateng setiap bulannya 42,79 juta ekor, ini akan kami kurangi 6,85 juta ekor dalam 2 minggu. Dengan begitu, kemungkinan produksi ayam dan telur akan berkurang dan harga akan naik," ujar dia.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sementara itu, untuk efektifitas pelaksanaan pengafikirkan dini PS, Kementan mengawasi pemotongan ayam hidup dalam dua shift per hari.

"Setelah dikurangi distribusi, kami akan memastikan jumlah ayam di gudang apakah sudah sesuai dengan jumlah pemotongan per hari," sambung Sugiono.

Usaha Kementan tersebut akhirnya membuahkan hasil.

Menurut dia, harga ayam hidup di tingkat peternak di Jabar, Jateng, dan Jatim dilaporkan naik pada 28 Juni 2019, jika dibandingkan dua hari sebelumnya.
 
Sebut saja Jabar, terdapat peningkatan harga ayam hidup sebesar 5,7 persen dari harga Rp 12.300 menjadi Rp 13.000.

Harga ayam hidup di Jateng pun naik 8,5 persen dari Rp 8.431 menjadi Rp 9.167.

Sementara itu, kenaikan harga ayam hidup di Jatim sebesar 14,2 persen dari harga Rp 10.191 menjadi Rp 11.636. 

"Alhamdulillah harga ayam potong perlahan sudah naik, bukti jika upaya Kementan bersama stakeholder perunggasan mulai membuahkan hasil" jelas Sugiono.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Simak Batas Usia Pensiun PNS, TNI, dan Polri

Simak Batas Usia Pensiun PNS, TNI, dan Polri

Work Smart
Trik Cara Membuat CV yang Menarik di Mata HRD

Trik Cara Membuat CV yang Menarik di Mata HRD

Work Smart
Alfamart dan Indomaret Kompak Tak Jual Merchandise Euro 2020

Alfamart dan Indomaret Kompak Tak Jual Merchandise Euro 2020

Whats New
Tambah Stok Swab Antigen, Kimia Farma Diagnostika Gandeng Itama Ranoraya

Tambah Stok Swab Antigen, Kimia Farma Diagnostika Gandeng Itama Ranoraya

Whats New
Punya Aset Rp 100 Miliar, Unicorn Bisa Tercatat di Papan Utama Bursa

Punya Aset Rp 100 Miliar, Unicorn Bisa Tercatat di Papan Utama Bursa

Whats New
Sri Mulyani ke Pedagang Pasar: Barang Untuk Rakyat Nggak Dikenai Pajak...

Sri Mulyani ke Pedagang Pasar: Barang Untuk Rakyat Nggak Dikenai Pajak...

Whats New
Total Ada 707.622 Formasi Seleksi CPNS dan PPPK 2021, Ini Rinciannya

Total Ada 707.622 Formasi Seleksi CPNS dan PPPK 2021, Ini Rinciannya

Whats New
Sri Mulyani Was-was, Naiknya Kasus Covid-19 Bisa Bikin Ekonomi RI Jeblok Lagi

Sri Mulyani Was-was, Naiknya Kasus Covid-19 Bisa Bikin Ekonomi RI Jeblok Lagi

Whats New
4 Strategi Kemenaker Jaga Hubungan Bilateral di Tempat Pekerja Migran Bekerja

4 Strategi Kemenaker Jaga Hubungan Bilateral di Tempat Pekerja Migran Bekerja

Whats New
Sandiaga Uno Minta Perusahaan Swasta Gelar Kegiatan di Bali

Sandiaga Uno Minta Perusahaan Swasta Gelar Kegiatan di Bali

Whats New
Kembangkan Bisnis Data Center, Perusahaan Hong Kong Menjadi Pemegang Saham Mayoritas di Indonet

Kembangkan Bisnis Data Center, Perusahaan Hong Kong Menjadi Pemegang Saham Mayoritas di Indonet

Rilis
Berkat RJIT, Pasokan Air di Bangka Selatan Lancar dan Produktivitas Petani Melonjak 2 Kali Lipat

Berkat RJIT, Pasokan Air di Bangka Selatan Lancar dan Produktivitas Petani Melonjak 2 Kali Lipat

Rilis
LIPI, Batan, dan Lapan Tak Buka Lowongan CPNS Tahun Ini

LIPI, Batan, dan Lapan Tak Buka Lowongan CPNS Tahun Ini

Whats New
Angkut Beras Merauke, Trayek T-19 Tol Laut Pecah Rekor Muat Terbanyak

Angkut Beras Merauke, Trayek T-19 Tol Laut Pecah Rekor Muat Terbanyak

Whats New
Pindah Kantor Pusat, Bank Mandiri Taspen Targetkan Naik Kelas Jadi BUKU III

Pindah Kantor Pusat, Bank Mandiri Taspen Targetkan Naik Kelas Jadi BUKU III

Rilis
komentar di artikel lainnya
Close Ads X