Susi dan Jonan “Sentil” Sri Mulyani soal Insentif Mobil Listrik

Kompas.com - 18/07/2019, 05:34 WIB
Menteri Susi saat mencoba kendaraan listrik di French National Day Instagram Susi PudjiastutiMenteri Susi saat mencoba kendaraan listrik di French National Day

JAKARTA, KOMPAS.com — Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti “menyentil” Menteri Keuangan Sri Mulyani terkait pemberian insentif bagi kendaraan listrik.

Sindiran Susi ke Sri Mulyani itu diungkapkan di akun Instagram pribadinya @Susipudjiastuti115. Susi mengunggah foto saat dirinya menjajal mobil listrik dalam acara French National Day.

“French National Day... bersama Dubes Perancis mencoba mobil listrik baru dari Renault. Ramah lingkungan, sayang di kita masih mahal sekali pajaknya belum dapat insentif/keringanan,” demikian bunyi keterangan foto yang ditulis Susi yang dilihat Kompas.com pada Kamis (18/7/2019).

Baca: Bluebird Luncurkan Taksi Mobil Listrik, Bagaimana Tarifnya?

Unggahan Susi itu pun disukai oleh 85.354 orang dan mendapat 578 komentar.

Rupanya, sindiran tentang mobil listrik yang tak kunjung dapat insentif juga diberikan oleh Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Ignasius Jonan. Seperti Susi, Jonan juga mengunggah foto saat mencoba mobil listrik buatan Perancis.

Dalam unggahannya, Jonan mempertanyakan pengenaan bea masuk dan Pajak Penjualan Barang Mewah (PPnBM) untuk impor mobil listrik. Pasalnya, pengenaan pajak tersebut membuat harga mobil listrik di dalam negeri mahal. 

“Menghadiri Hari Nasional Perancis (12/7/2019) dan mencoba mobil listrik kompak untuk 2 penumpang bermerek Renault yang dapat dicharge di rumah tanpa peralatan tambahan (4A) yang dijual dengan harga di bawah Rp 200 juta bila tidak dikenakan bea masuk dan PPnBM, namun bila dikenakan bea masuk dan PPnBM, maka harga jual menjadi di atas Rp400 juta, saya juga bingung kita mau mendorong mobil listrik untuk udara lebih bersih atau tidak ya?,” ujar Jonan.

Dalam unggahan yang sama, mantan Menteri Perhubungan ini juga mencantumkan tagar #SMIIndrawati yang merujuk pada Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati, #airlanggahartarto selaku Menteri Perindustrian, dan #susipudjiastuti115 selaku Menteri Kelautan dan Perikanan. Selain itu, Jonan juga mencantumkan tagar #kemenkeuri, #kemenperin_ri, #kesdm, #ignasiusjonan, #frenchnationalday, #frenchembassyjakarta, #electrivevehicle, dan #renault.

Sebelumnya pemerintah berencana memberikan insentif fiskal berupa pajak penjualan atas barang mewah (PPnBM) 0 persen untuk mobil listrik.

Hal ini disampaikan oleh Menteri Keuangan Sri Mulyani dan Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto saat rapat dengan Komisi XI pada Senin (11/3/2019).

Demi mendorong produksi mobil listrik, pemerintah bahkan akan mencabut PPnBM 0 persen untuk untuk mobil low cost green car (LCGC) atau yang lebih dikenal dengan sebutan mobil murah.

Nanti mobil LCGC yang masuk kendaraan bermotor hemat energi dan harga terjangkau (KBH2) akan dikenai PPnBM sebesar 3 persen.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X