Tingkatkan Literasi Keuangan, Visa Gandeng UMKM

Kompas.com - 23/07/2019, 14:04 WIB
Presiden Direktur PT Visa Worldwide Indonesia Riko Abdurrahman, Kepala Departemen Literasi dan Inklusi Keuangan OJK Sondang Martha Samosir, dan Deputi Direktur Departemen Kebijakan Sistem Pembayaran Bank Indonesia Ricky Satria dalam peluncuran kampanye #IbuBerbagiBijak di Jakarta, Selasa (23/7/2019). FIKA NURUL ULYAPresiden Direktur PT Visa Worldwide Indonesia Riko Abdurrahman, Kepala Departemen Literasi dan Inklusi Keuangan OJK Sondang Martha Samosir, dan Deputi Direktur Departemen Kebijakan Sistem Pembayaran Bank Indonesia Ricky Satria dalam peluncuran kampanye #IbuBerbagiBijak di Jakarta, Selasa (23/7/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Visa, perusahaan pembayaran digital bersama Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bank Indonesia (BI) kembali menggelar program literasi keuangan #IbuBerbagiBijak untuk ke-3 kalinya.

Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, program #IbuBerbagiBijak kali ini akan menggandeng pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) dalam rangka mendukung peningkatan literasi dan inklusi keuangan di kalangan wanita.

"Tahun 2019 ini kita bekerja sama dengan UMKM. Sementara di tahun 2018 ini hanya bekerjasama dengan entrepreneur dan organisasi perempuan, dan di tahun 2017 hanya bekerjasama dengan ibu-ibu rumah tangga dan komunitas," kata Presiden Direktur PT Visa Worldwide Indonesia Riko Abdurrahman di Jakarta, Selasa (23/7/2019).

Baca juga: Suntik Modal ke Go-Jek, Visa Bidik Potensi Pembayaran Digital

Riko menuturkan, UMKM dipilih agar penetrasi literasi keuangan bisa jauh lebih luas ketimbang hanya berbagi dengan ibu-ibu rumah tangga atau komunitas tertentu.

"Selain itu, UMKM adalah salah satu pihak yang dapat berperan besar dalam mendorong pertumbuhan ekonomi dan menciptakan lapangan kerja di masa mendatang," ucap Riko.

Terlebih, pertumbuhan UMKM di Indonesia memang sangat menjanjikan. Berdasarkan data yang dipaparkan Direktur Departemen Kebijakan Sistem Pembayaran Bank Indonesia, saat ini UKM telah menyumbang 62 persen untuk perekonomian nasional.

Sementara itu, program ini berfokus pada wanita karena wanita dianggap mengedukasi generasi dan penentu nasib bangsa. Jika wanita bijak dalam mengelola keuangan, maka generasi penerusnya pun akan bijak dalam mengelola keuangan.

Adapun program ini nantinya akan berfokus pada workshop inklusi keuangan dan literasi keuangan yang lebih baik agar UMKM berpeluang memperluas bisnisnya. Acara ini akan diselenggarakan di 2 kota besar, yakni Bandung dan Yogyakarta.

Sejak diluncurkan tahun 2017, program #IbuBerbagiBijak telah menjangkau lebih dari 300.000 perempuan di seluruh Indonesia.



Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X