Trump Tunda Tarif Baru Untuk Beberapa Produk Yang Diimpor dari China

Kompas.com - 14/08/2019, 07:39 WIB

Sebelumnya, Presiden Trump pada 1 Agustus 2019 menyatakan bakal memberlakukan tarif sebesar 10 persen untuk 300 miliar dollar AS produk impor asal China. Sebab, menurutnya, China tidak menepati janji mereka untuk membeli produk pertanian Negeri Paman Sam tersebut.

Secara personal dirinya pun mengkritik Presiden Xi Jinping yang dia anggap telah gagal untuk membendung penjualan fentanyl opioid sintetis di tengah krisis overdosis opioid di AS.

Namun dalam sebuah tweet pada hari Selasa, Trump mengisyaratkan bahwa ia mengharapkan sesuatu sebagai imbalan, dirinya berharap China yang tadinya memutuskan untuk tidak membeli produk pertanian AS dalam jumlah besar bisa berubah.

Pengumuman oleh Perwakilan Perdagangan tersebut muncul di tengah kekhawatiran yang berkembang tentang perlambatan ekonomi global.

Sebelumnya, Goldman Sachs sempat menyatakan bahwa perang dagang antara Amerika Serikat dan China dikhawatirkan bakal membawa perekonomian dunia ke arah resesi.

Walaupun demikian, beberapa analis menilai penundaan penerapan tarif bukan berarti perang dagang antara kedua negara ekonomi terbesar di dunia tersebut telah usai.

"Tampaknya penurunan dalam ketegangan yang sedang berlangsung mungkin merupakan penangguhan hukuman sementara. Hubungan antara dua ekonomi terbesar dunia akan tetap diperdebatkan, diselingi dengan langkah-langkah sesekali menuju kompromi," ujar Associate Managing Director Moody's Elena Duggar.

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:
Sumber BBC


Video Pilihan Video Lainnya >

Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.