Di Tengah Perang Dagang, Ekonomi Taiwan Malah Bergairah

Kompas.com - 20/08/2019, 18:00 WIB
Kawasan belanja Ximenting di Taipei, Taiwan, Selasa (19/2/2019). KOMPAS.com/SAKINA RAKHMA DIAH SETIAWANKawasan belanja Ximenting di Taipei, Taiwan, Selasa (19/2/2019).

Meski demikian, ekonom dari Yuanta Securities Woods Chen mengatakan, proteksionisme perdagangan dan risiko geopolitik seperti aksi protes di Hong Kong tetap menjadi ketidakpastian bagi outlook ekonomi Taiwan.

Akan tetapi, ke depan pertumbuhan ekonomi Taiwan diprediksi tetap stabil.

"Dibantu oleh pergeseran pesanan (ke Taiwan) dan kembalinya modal dari manufaktur Taiwan di tengah perang dagang AS-China, pertumbuhan ekonomi Taiwan untuk tahun ini dan tahun depan relatif lebih kuat dibandingkan negara-negara di kawasan," kata Chen.

Pabrik-pabrik di Taiwan adalah bagian penting dalam rantai pasok global bagi raksasa-raksasa teknologi seperti Apple Inc.

Manufaktur Taiwan terpukul akibat disrupsi perang dagang dan melambatnya permintaan global untuk gawai-gawai berteknologi tinggi, seperti smartphone.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Halaman:


Sumber Reuters
Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X