Jonan Targetkan 2020 Indonesia Sudah 100 Persen Tersambung Listrik

Kompas.com - 26/08/2019, 05:10 WIB
Menteri ESDM Ignasius Jonan memberikan kuliah umum tentang Wawasan Kebangsaan di Auditorium Benedictus Universitas Katolik Widya Mandala, Surabaya, Jawa Timur, Sabtu (6/4/2019). Menteri Ignasius Jonan menjelaskan mengenai pencapaian-pencapaian pemerintah khususnya di bawah kewenangan Kementerian ESDM dalam upaya pemerataan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan rakyat terutama yang berada di daerah-daerah pelosok dan terpencil di Indonesia. ANTARA FOTO/Moch Asim/wsj. ANTARA FOTO/Moch AsimMenteri ESDM Ignasius Jonan memberikan kuliah umum tentang Wawasan Kebangsaan di Auditorium Benedictus Universitas Katolik Widya Mandala, Surabaya, Jawa Timur, Sabtu (6/4/2019). Menteri Ignasius Jonan menjelaskan mengenai pencapaian-pencapaian pemerintah khususnya di bawah kewenangan Kementerian ESDM dalam upaya pemerataan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan rakyat terutama yang berada di daerah-daerah pelosok dan terpencil di Indonesia. ANTARA FOTO/Moch Asim/wsj.

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan menargetkan seluruh rumah di Indonesia tersambung listrik pada akhir tahun 2020.

Menurut dia, kemerdekaan layanan akses listrik ini sebagai wujud keseriusan Pemerintah merealisasikan energi berkeadilan bagi seluruh rakyat Indonesia.

"Harapan saya, sesuai permintaan Bapak Presiden kalau bisa (rasio elektrifikasi) mendekati 100 persen akhir tahun ini. Jadi akhir tahun ini lebih dari 99 persen dan saya optimistis mestinya di akhir 2020 selesai. 100 persen menikmati penerangan," sebut Jonan dalam siaran pers Kementerian ESDM, Minggu (25/8/2019).

Baca juga: Jonan Minta Kepala Daerah Dukung Perkembangan Kendaraan Listrik

Jonan mengatakan, pada awal Presiden Jokowi,  pemerintah sebenarnya sudah mencanangkan adanya penambahan pembangkit dari program 35.000 MW.

"Semangat ini untuk bisa memenuhi kebutuhan listrik masyarakat dari Sabang sampai Merauke, dari Miangas sampai ke Pulau Rote. Yang penting itu kebutuhan listrik masyarakatnya terpenuhi," ucapnya.

Berdasarkan data per bulan Juli 2019, rasio elektrifikasi Indonesia  sudah mencapai 98,8 persen.

Baca juga: Pemerintah Buka Peluang Swasta Bangun Sistem Penyedia Listrik Umum

Dia mengungkapkan adanya sejumlah tantangan dalam merampungkan sisanya tersebut.

Pertama, layanan akses listrik berada di daerah yang sulit terjangkau dengan minim infrastruktur. "Ini segala cara harus dilakukan," ujar Jonan.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X