Gara-gara Pajak, Banyak UMKM Kopi Enggan Jadi Badan Usaha

Kompas.com - 20/09/2019, 16:54 WIB
Ilustrasi Eldoradosupervector/ShutterstockIlustrasi

JAKARTA, KOMPAS.com - Indonesia dikenal dengan keanekaragaman kopi, bukan hanya kopi robusta atau arabika semata. Bahkan, kopi Indonesia sudah terkenal di mancanegara dan berbanding lurus dengan permintaan ekspor kopi.

Namun, keadaan tersebut tidak sebanding dengan jumlah Usaha Kecil dan Menengah ( UMKM) kopi yang menjadikan dirinya sebuah badan usaha.

Menteri Koperasi dan UKM Anak Agung Gede Ngurah Puspayoga mengatakan, banyak UMKM kopi yang enggan menjadikan dirinya menjadi sebuah badan usaha karena beberapa hal, antara lain soal mahalnya pajak dan Kredit Usaha Rakyat (KUR).

"Karena selama ini yang saya lihat, UMKM enggak berani buat punya badan usaha. Kenapa? Dikejar pajak. Dan lagi KUR, 22 persen lho KUR untuk UKM," kata AAGN Puspayoga di Jakarta, Jumat (20/9/2019).

Baca juga : Bisnis Kopi Menjanjikan, tetapi...

Untuk itu, kata Puspayoga, pihaknya berusaha untuk membantu UKM mendapat kredit murah dengan meringankan pajak dan mengecilkan KUR. Kementerian Koperasi dan UKM pun melakukan pelatihan memproses dan mengolah kopi yang siap diekspor.

"Kalau pajak enggak turun, mereka enggak akan berani (menjadi badan usaha). Kan memang program kami untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi, yang harus diikuti dengan pemerataan kesejahteraan masyarakat. Pemerataan itu ya UKM sendiri," jelas Puspayoga.

Hingga saat ini pihaknya telah menurunkan pajak sebesar setengah persen dan menurunkan KUR dari 22 persen pada tahun 2018 menjadi 7 persen saat ini. Diharapkan langkah itu bakal menggairahkan ekspor kopi Indonesia karena UMKM berani menjadi badan usaha.

"Sekarang tergantung UKM-nya, bagaimana mereka memanfaatkan program-program pemerintah itu. Dan perlu edukasi, cari tahu bagaimana citarasa kopi yang disukai orang dari negara tujuan ekspor tanpa menghilangkan citarasa kopi Indonesia," pungkas dia.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X