Bekraf Upayakan Ada Kebijakan "Cashback" Pajak untuk Industri Film

Kompas.com - 28/09/2019, 08:14 WIB
Ilustrasi film di bioskop Ilustrasi | ShutterstockIlustrasi film di bioskop

JAKARTA, KOMPAS.com - Badan Ekonomi Kreatif ( Bekraf) menggagas adanya aturan atau cashback (pengembalian) pajak pada sektor industri film di Indonesia. Regulasi ini dirancang sebagai bentuk insentif bagi pembuat film dari pemerintah.

Kepala Bekraf Triawan Munaf mengungkapkan, konsep cashback pajak film ditujukan untuk mengurangi kebiasaan lama terkait insentif yang diberikan pemerintah. 

Sebab, selama ini insentif yang bersifat mengurangi pajak di muka sering mendapat sambutan kurang baik dari pelaku industri ekonomi kreatif.

"Kalau kita bicara insentif yang sifatnya mengurangi pajak di depan, itu tidak akan dapat sambutan bergairah. Karena akan kurangi kemampuan mereka capai target tahunan," kata Triawan ditemui di kawasan Menteng, Jakarta, Jumat (27/9/2019).

Baca juga: Testimoni Sri Mulyani Soal Gundala: Tak Kalah dengan Film Superhero Hollywood

Triawan memaparkan, cashback pajak diberikan sektor industri perfilman di akhir proyek dan di awal mereka tetap dikenakan pajak seperti biasa.

Begitu proyek film tuntas, mereka akan diberikan cashback pajak yang sudah dibayarkan sebelumnya.

"Jadi nanti pajak bisa diterima penuh, (setelah) target (proyek) tercapai, kita bisa fasilitasi dengan cashback atau pembalikan uang-uang melalui pembiayaan hibah dan lain-lain," jelasnya.

Triawan menyempaikan, besaran cashback yang diberikan bisa tak terbatas. Namun insentif ini bergantung pada jumlah pembuat film dan proyek yang akan dicapai.

"Misalnya ada 100 pembuat film di Indonesia, itu yang bisa dikembalikan (pajaknya) lewat cashback," lanjut dia.

Baca juga: Membandingkan Untung Film Lokal dan Impor, Siapa Menang?

Triawan menerangkan, agar bisa mendapat cashback pajak di sektor industri perfilman, rumah produksi atau pembuat film wajib mengajukan proposal berisi target penyelesaian produksi dan jumlah investasi.

"Setelah mereka shooting terus kemudian jadi filmnya, mereka laporkan. Lalu kita bandingkan dengan janji mereka, mereka bisa langsung dapat cashback-nya," imbuhnya.

Belakangan ini industri kreatif di Indonesia terus berkembang dan menunjukkan tren positif. Karena itu perlu dukung penuh dari pemerintah serta elemen terkait lainnya. Bekraf pun berjanji mendukun penuh pelaku industri kreatif, khususnya dalam negeri.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Intip Kekayaan Moeldoko, Eks Panglima TNI dan Ketum Demokrat Versi KLB

Intip Kekayaan Moeldoko, Eks Panglima TNI dan Ketum Demokrat Versi KLB

Whats New
Simak Poin Penting Aturan Turunan UU Cipta Kerja Sektor Perikanan dan Kelautan

Simak Poin Penting Aturan Turunan UU Cipta Kerja Sektor Perikanan dan Kelautan

Whats New
Telah Disetujui Senat, Masyarakat AS Bakal Dapat Bantuan Rp 20 Juta

Telah Disetujui Senat, Masyarakat AS Bakal Dapat Bantuan Rp 20 Juta

Whats New
Perlu Transfer? Ini Kode Bank BRI, BNI, BTN, dan Mandiri

Perlu Transfer? Ini Kode Bank BRI, BNI, BTN, dan Mandiri

Work Smart
Ingin Beli Rumah? Bank Syariah Indonesia Tawarkan Bunga Rendah dan Bebas Biaya Administrasi

Ingin Beli Rumah? Bank Syariah Indonesia Tawarkan Bunga Rendah dan Bebas Biaya Administrasi

Whats New
[KURASI KOMPASIANA] Langkah Mudah Beli Rumah DP Nol Persen | Kelola Penghasilan dengan 'Jirolupat' | Ingat 3 Hal Ini Sebelum Berutang

[KURASI KOMPASIANA] Langkah Mudah Beli Rumah DP Nol Persen | Kelola Penghasilan dengan "Jirolupat" | Ingat 3 Hal Ini Sebelum Berutang

Rilis
Berapa Gaji Pokok yang Didapatkan CPNS dan PPPK Lulusan SMA/SMK?

Berapa Gaji Pokok yang Didapatkan CPNS dan PPPK Lulusan SMA/SMK?

Whats New
Rute KA Mutiara Timur Diperpanjang Jadi Ketapang-Surabaya-Yogyakarta

Rute KA Mutiara Timur Diperpanjang Jadi Ketapang-Surabaya-Yogyakarta

Whats New
OJK: Saat Ini Ada 60 Bank Wakaf Mikro di Indonesia

OJK: Saat Ini Ada 60 Bank Wakaf Mikro di Indonesia

Whats New
Ini Jurus Pemerintah Dongkrak Sektor Industri Untuk Pemulihan Ekonomi Nasional

Ini Jurus Pemerintah Dongkrak Sektor Industri Untuk Pemulihan Ekonomi Nasional

Rilis
Penumpang Buka Jendela Darurat, Wings Air Ganti Pakai Pesawat Lain

Penumpang Buka Jendela Darurat, Wings Air Ganti Pakai Pesawat Lain

Whats New
Cara Membuka Tabungan Emas Pegadaian, Syarat, Biaya, dan Kekurangannya

Cara Membuka Tabungan Emas Pegadaian, Syarat, Biaya, dan Kekurangannya

Spend Smart
Tarif Retribusi dan Pajak Daerah di Tangan Jokowi, Setoran ke Pemda Makin Seret?

Tarif Retribusi dan Pajak Daerah di Tangan Jokowi, Setoran ke Pemda Makin Seret?

Whats New
Kampus Vokasi Kementerian ESDM Buka Penerimaan Baru Untuk Lulusan SMA Sederajat

Kampus Vokasi Kementerian ESDM Buka Penerimaan Baru Untuk Lulusan SMA Sederajat

Rilis
Menhub Beri Lampu Hijau Sinarmas Bangun Stasiun Jatake

Menhub Beri Lampu Hijau Sinarmas Bangun Stasiun Jatake

Rilis
komentar di artikel lainnya
Close Ads X