Indonesia Galang Dukungan agar Terpilih Jadi Anggota Dewan IMO

Kompas.com - 10/10/2019, 22:13 WIB
Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi di lingkungan Kementerian Perhubungan, Jakarta Pusat, Senin (10/6/2019). KOMPAS.com/Devina HalimMenteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi di lingkungan Kementerian Perhubungan, Jakarta Pusat, Senin (10/6/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menggalang dukungan untuk Indonesia agar terpilih menjadi anggota Dewan International Maritime Organization (IMO).

Penggalangan dukungan itu dilakukan dengan cara mengadakan acara Working Luncheon on Indonesia's Candidature For IMO Council Members 2020-2021 di Plataran Menteng Jakarta, Kamis (10/10/2019).

Working luncheon tersebut dihadiri oleh 8 Duta Besar, 2 Charge de Affaires, dan 2 Wakil Duta Besar negara-negara anggota IMO.

Budi mengatakan, melalui keanggotaannya di Dewan IMO Indonesia akan memastikan keseimbangan antara kebutuhan pembangunan ekonomi, fasilitas perdagangan internasional, keselamatan, keamanan dan perlindungan lingkungan dari pelayaran internasional.

“Upaya tersebut sejalan dengan visi besar Presiden Joko Widodo untuk menjadikan Indonesia sebagai poros maritim dunia dan menjadi landasan bagi strategi kebijakan laut Indonesia sebagai upaya memperluas diplomasi maritim Indonesia,” ujar Budi dalam keterangan tertulisnya.

Baca juga: Indonesia Kembali Kawal TSS di Sidang IMO MSC ke-101 di Inggris

International Maritime Organization (IMO) adalah badan khusus Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) yang didirikan pada tahun 1948 dan bertanggung jawab pada isu-isu keselamatan dan keamanan pelayaran serta pencegahan terhadap polusi laut.

IMO saat ini beranggotakan 172 negara serta tiga associate members dengan kantor pusat berbasis di Inggris.

Dengan menjadi anggota Dewan IMO, eksistensi Indonesia mendapat pengakuan dunia untuk turut menentukan kebijakan sektor transportasi laut dunia khususnya di bidang keselamatan dan keamanan pelayaran serta perlindungan lingkungan maritim.

Dewan IMO merupakan badan pelaksana dibawah Majelis yang bertugas mengelola kegiatan Organisasi di antara Sidang Majelis.

Dewan IMO juga merupakan pengambil kebijakan dalam berbagai bidang tugas IMO yang membahas laporan dari seluruh Komite IMO dan membuat keputusan-keputusan yang akan ditetapkan dalam Sidang Majelis IMO.

Hingga saat ini, sebanyak 24 (dua puluh empat) negara anggota IMO telah resmi mencalonkan sebagai anggota Dewan Kategori C periode 2020-2021 untuk memperebutkan 20 (dua puluh) kursi di Kategori C. Target minimal suara aman agar Indonesia dapat terpilih kembali sebagai anggota Dewan IMO Kategori C yaitu 125 suara.

Baca juga: Indonesia Negara Maritim, Mengapa Belum Jadi Pemasok Ikan Terbesar?

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X