Perusahaan Teknologi Dorong Kesetaraan Gender dalam Karier

Kompas.com - 17/10/2019, 16:42 WIB
Ilustrasi Getty Images/iStockphoto/Vasyl DolmatovIlustrasi

JAKARTA, KOMPAS.com - Perusahaan teknologi anak usaha PT Telekomunikasi Indonesia (Persero) Tbk, Telkomtelstra mencari talenta-talenta perempuan. Caranya dengan menggelar rekrutmen di sejumlah universitas.

Talenta-talenta muda tersebut nantinya diharapkan dapat berkembang dengan keahlian dan pengetahuannya.

Telkomtelstra melakukan roadshow rekrutmen yang berlangsung pada tanggal 3-17 Oktober 2019, dengan diawali oleh kunjungan ke Universitas Indonesia.

Adapun ketiga kampus lainnya yang dikunjungi adalah Institut Teknologi Bandung (ITB), Bina Nusantara (Binus), dan Telkom University.

Telkomtelstra juga bekerja sama dengan Indonesia Business Coalition for Women Empowerment (IBCWE), koalisi dari sejumlah perusahaan yang berkomitmen untuk mendorong pemberdayaan ekonomi perempuan dan kesetaraan gender.

Baca juga: Perusahaan Bisa Berperan dalam Kesetaraan Gender, Begini Caranya

Sebagai bagian dari IBCWE, Telkomelstra membawa misi untuk mendorong kesetaraan gender, menyampaikan pentingnya bisnis proses untuk mempromosikan kesetaraan dan mengembangkan kebijakan terkait pemberdayaan ekonomi perempuan.

Chief Financial Officer Telkomtelstra Ernest Hutagalung mengungkapkan, pihaknya memberikan kesempatan yang setara bagi talenta-talenta muda di bidang teknologi informasi tanpa mempertimbangkan gender mereka.

"Jadi kami percaya bahwa kesempatan itu sama, untuk perempuan maupun laki-laki. Kami berusaha mendapatkan talenta yang berimbang. Namun, bukan berarti kami memberi kemudahan dan merendahkan kriteria bagi para pelamar perempuan, melainkan kami memberikan kesempatan yang setara baik bagi talenta laki-laki maupun perempuan," jelasnya dalam keterangan resmi, Kamis (17/10/2019).

Baca juga: Ankiti Bose, Bos Startup Unicorn yang Dukung Kesetaraan Gender

Nieke L Garnia, Vice President of Human Resources (HR) Telkomtelstra menambahkan, tidak ada spesifik prioritas bagi para kandidat, kesempatan yang diberikan pun berimbang untuk semua gender.

Menurutnya, masih cukup banyak terjadi kesenjangan leadership dan jumlah tenaga kerja, terutama di bagian teknikal.

"Memang di dunia information technology (IT), kami sedikit sulit mencari kandidat perempuan, sehingga nantinya kami juga akan mengadakan diskusi untuk mendorong kandidat perempuan untuk bergabung," kata Nieke.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X