Di Hadapan Erick Thohir, Air Mata Rini Soemarno Tumpah...

Kompas.com - 23/10/2019, 17:23 WIB
Rini Soemarno dan Erick Thohir saat prosesi terima jabatan Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) di Jakarta, Rabu (23/10/2019). KOMPAS.com/AKHDI MARTIN PRATAMARini Soemarno dan Erick Thohir saat prosesi terima jabatan Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) di Jakarta, Rabu (23/10/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Mantan Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno tak bisa menahan air matanya saat proses serah terima jabatan kepada Erick Thohir

Saat acara itu, Rini diberi kesempatan untuk memberikan sambutannya yang terakhir sebagai Menteri BUMN. Dengan suara parau, Rini berterima kasih dan sekaligus meminta maaf kepada para pegawai dan direksi BUMN.

“Saya mohon maaf yang sebesar-besarnya kepada seluruh karyawan BUMN dan direksi. Pasti dalam 5 tahun ini ada kata-kata saya yang meyakitkan, atau tingkah laku saya yang menyinggung. Sebagai manusia saya tak lepas dari kekurangan-kekurangan,” ujar Rini sambil meneteskan air matanya di Kantor Kementerian BUMN, Jakarta, Rabu (23/10/2019).

Baca juga: Gantikan Rini Soemarno, Ini Profil Menteri BUMN Erick Thohir

Rini pun bercerita, ketika baru menjabat sebagai Menteri BUMN pada 2014 lalu, dia dianggap sebagai pribadi yang cerewet oleh para karyawan BUMN. Menurut Rini, sikap tersebut dia lakukan demi kebaikan BUMN.

“Di 2014 orang-orang mikirnya saya cerewet dan detail. Itu enggak pernah hilang, itulah saya,” kata Rini.

Rini pun mengaku telah mengeluarkan seluruh kemampuannya selama lima tahun menjabat. Dia mengatakan, saat ini kondisi Kementerian BUMN sudah semakin baik.

Baca juga: Menteri BUMN Baru Wajib Rangkul Swasta untuk Dongkrak Investasi

Di sisi lain, Rini meyakini, di bawah tangan dingin Erick Thohir, Kementerian BUMN bisa lebih baik lagi.

“Saya sangat bangga diteruskan Pak Erik. Saya yakin (BUMN) makin maju dan sehat,” ucap dia.

Baca juga: Nama Menteri BUMN Dinanti Pasar, Ini PR yang Harus Diselesaikan

Baca tentang


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

17.387 Perusahaan Telah Mendaftar Vaksinasi Gotong Royong

17.387 Perusahaan Telah Mendaftar Vaksinasi Gotong Royong

Whats New
Kabar Gembira bagi UMKM Eksportir Pemula, Garuda Bakal Diskon 50 Persen Tarif Kargo

Kabar Gembira bagi UMKM Eksportir Pemula, Garuda Bakal Diskon 50 Persen Tarif Kargo

Smartpreneur
Simak Tiga Strategi Marketing Dalam Menjalankan Usaha di Bulan Ramadan

Simak Tiga Strategi Marketing Dalam Menjalankan Usaha di Bulan Ramadan

Smartpreneur
[KURASI KOMPASIANA] Tantangan bagi 'Anak Bawang' di Tempat Kerja, Apa yang Sebaiknya Dilakukan?

[KURASI KOMPASIANA] Tantangan bagi "Anak Bawang" di Tempat Kerja, Apa yang Sebaiknya Dilakukan?

Rilis
Rupiah Menguat Usai BI Pertahankan Suku Bunga, IHSG Justru Melemah

Rupiah Menguat Usai BI Pertahankan Suku Bunga, IHSG Justru Melemah

Whats New
Ada Larangan Mudik, Pengusaha Bus Minta Insentif ke Pemerintah

Ada Larangan Mudik, Pengusaha Bus Minta Insentif ke Pemerintah

Whats New
Masih Bisa Daftar, Cek Penerima BPUM 2021 di Eform.bri.co.id

Masih Bisa Daftar, Cek Penerima BPUM 2021 di Eform.bri.co.id

Whats New
BI Pangkas Proyeksi Pertumbuhan Ekonomi Indonesia 2021 Jadi 4,1-5,1 Persen

BI Pangkas Proyeksi Pertumbuhan Ekonomi Indonesia 2021 Jadi 4,1-5,1 Persen

Whats New
Sebelum Mudik Dilarang, Tiket Kereta sampai 5 Mei Sudah Bisa Dibeli

Sebelum Mudik Dilarang, Tiket Kereta sampai 5 Mei Sudah Bisa Dibeli

Whats New
Laba Perusahaan Ini Melonjak 853 Persen Ditopang Penjualan Alat Swab Antigen

Laba Perusahaan Ini Melonjak 853 Persen Ditopang Penjualan Alat Swab Antigen

Whats New
BI Tahan Suku Bunga Acuan di Level 3,5 Persen

BI Tahan Suku Bunga Acuan di Level 3,5 Persen

Whats New
Kemenhub: Tingkat Kecelakaan Bus dan Truk Terus Meningkat

Kemenhub: Tingkat Kecelakaan Bus dan Truk Terus Meningkat

Whats New
Modal Rakyat Gandeng Bukalapak Beri Modal ke UMKM hingga Rp 2 Miliar

Modal Rakyat Gandeng Bukalapak Beri Modal ke UMKM hingga Rp 2 Miliar

Whats New
Kemendag: Harga Ayam Capai Rp 44.000, Ini Semua Teriak...

Kemendag: Harga Ayam Capai Rp 44.000, Ini Semua Teriak...

Whats New
Update 146 Perusahaan Pinjol Terdaftar dan Berizin, OJK Coret Bsalam

Update 146 Perusahaan Pinjol Terdaftar dan Berizin, OJK Coret Bsalam

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X