Ada Kabinet Indonesia Maju, IHSG dan Rupiah Menguat

Kompas.com - 23/10/2019, 18:09 WIB
Kolase foto memperlihatkan susunan menteri Kabinet Indonesia Maju, saat diumumkan dan diperkenalkan oleh Presiden Joko Widodo di Istana Negara, Jakarta, Rabu (23/10/2019). KOMPAS.com/KRISTIANTO PURNOMO - DINO OKTAVIANOKolase foto memperlihatkan susunan menteri Kabinet Indonesia Maju, saat diumumkan dan diperkenalkan oleh Presiden Joko Widodo di Istana Negara, Jakarta, Rabu (23/10/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Setelah sempat memerah di perdagangan sesi I, Indeks Harga Saham Gabungan ( IHSG) berhasil bangkit pada perdagangan sesi II dan ditutup menguat pada perdagangan di Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu (23/10/2019).

IHSG ditutup naik 32,31 poin atau 0,52 persen ke level 6.257,81.

Nilai transaksi hari ini mencapai Rp 9,66 triliun, dengan volume perdagangan 17,75 miliar saham. Adapun 198 saham hijau dan 190 saham turun.

Sebanyak delapan sektor menyokong kenaikan IHSG pada hari pelantikan Kabinet Indonesia Maju ini. Sedangkan dua indeks sektoral melemah pada hari ini. Yakkni Sektor perdagangan dan jasa turun 0,56 persen serta sektor barang konsumen turun 0,28 persen.

Baca juga: Jokowi Umumkan Kabinet Baru, IHSG Melemah

Sebelumnya IHSG sempat berkutat di zona merah, setelah pengumuman Kabinet Indonesia Maju pagi tadi.

Sementara nilai tukar rupiah terhadap dollar AS juga berhasil menguat. Analis menilai masih ada sentimen kabinet baru yang sedikit membangkitkan rupiah.

Berdasarkan data Bloomberg, kurs rupiah spot menguat 0,06 persen ke posisi Rp 14.032 per dollar AS pada hari ini.

Adapun kurs tengah BI juga menguat sebesar 0,05 persen ke level Rp 14.051 per dollar AS.

Baca juga: Susunan Kabinet Jokowi Kian Jelas, IHSG Ditutup Menguat

Analis Monex Investindo Futures Faisyal menilai, pasar masih menyambut baik Kabinet Indonesia Maju terutama pada posisi menteri keuangan. Dia menilai pasar memang menginginkan sosok Sri Mulyani untuk mengisi posisi tersebut.

"Sri Mulyani sesuai dengan ekspektasi pelaku pasar," ujar Faisyal seperti dikutip dari Kontan.co.id.

Tak hanya itu, Faisyal mengatakan bahwa penguatan rupiah hari ini juga karena dollar AS yang melemah. Pelemahan tersebut karena data AS yang dirilis akhir-akhir ini terlihat memburuk.

Halaman:
Menangkan Samsung A71 dan Voucher Belanja. Ikuti Kuis Hoaks / Fakta dan kumpulkan poinnya. *S&K berlaku


Sumber
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X