Baru 75 Ahli Waris Korban JT 610 yang Terima Ganti Rugi, Ini Kata Lion Air

Kompas.com - 01/11/2019, 18:35 WIB
Petugas menurunkan sejumlah bagian pesawat Lion Air PK-LQP penerbangan JT 610 di Dermaga JICT 2 Pelabuhan Tanjung Priok, Rabu (7/11/2018). KOMPAS.com/Ardito Ramadhan DPetugas menurunkan sejumlah bagian pesawat Lion Air PK-LQP penerbangan JT 610 di Dermaga JICT 2 Pelabuhan Tanjung Priok, Rabu (7/11/2018).

JAKARTA, KOMPAS.com - Setahun setelah kecelakaan Lion Air JT 610, baru 75 ahli waris korban dari 189 korban kecelakaan yang sudah mendapatkan ganti rugi dari pihak asuransi yang memproteksi Lion Air.

"Belum (seluruhnya). Kita memang ada release and discharge, ini yang masih proses. .Yang terbaru, ada 75 yang sudah menerima," tutur Managing Director Lion Air Group Daniel Putut Kuncoro Adi, Jumat (1/11/2019).

Meski begitu, Daniel memastikan bahwa pihaknya akan membayar ganti rugi sesuai dengan Peraturan Menteri Perhubungan No. 77 tahun 2011.

Dimana, dalam pasal 3 huruf a disebutkan bahwa penumpang yang meninggal dunia di dalam pesawat udara karena kecelakaan pesawat udara atau kejadian yang semata-mata ada hubungannya dengan pengangkutan udara diberikan ganti kerugian sebesar Rp 1,25 miliar per penumpang.

Baca juga: Setahun Jatuhnya Lion Air, Ini Harapan Sri Mulyani

Namun, Daniel juga mengatakan, Lion Air memberikan ganti rugi tambahan sebesar Rp 50 juta, sehingga total ganti rugi yang diberikan Lion Air sebesar Rp 1,3 miliar.

Tak hanya Lion Air, Boeing Co. pun turut merasa bertanggung jawab atas kecelakaan yang terjadi setahun lalu.

Bentuk pertanggungjawaban Boeing adalah dengan memberikan dana santunan dengan total sebesar 50 juta dollar AS, dimana masing-masing ahli waris mendapatkan santunan sebesar 114.500 dollar AS.

"Dana santunan bersifat sukarela, tidak memiliki kewajiban yang mengikat, dan tidak terkait dengan tuntutan lainnya," ujar Direktur Jenderal Perhubungan Udara Polana B Pramesti.

Polana juga mengatakan, dana santunan tersebut sudah diterima 25 ahli waris, dimana 40 ahli waris lain masih dalam tahap proses pembayaran, dan selebihnya dalam proses pemenuhan dokumen persyaratan sebagai ahli waris.

Polana mengatakan, batas waktu penyerahan dokumen data dukung ahli waris paling lambat diterima oleh perwakilan dana santunan Boeing pada 31 Desember 2019. (Lidya Yuniartha)

 

Berita ini telah tayang di Kontan.co.id dengan judul: Baru 75 ahli waris korban JT-610 terima ganti rugi, ini alasan Lion Air

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X