Tak Ada Formasi Khusus untuk Tenaga Honorer di Penerimaan CPNS 2019

Kompas.com - 11/11/2019, 17:17 WIB
Pelaksanaan seleksi CPNS pada 2017. KOMPAS/TOTOK WIJAYANTOPelaksanaan seleksi CPNS pada 2017.

JAKARTA, KOMPAS.com - Badan Kepegawaian Negara ( BKN) memastikan tak akan ada formasi khusus untuk tenaga honorer di penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil ( CPNS) 2019.

Deputi bidang Mutasi Kepegawaian Badan Kepegawaian Negara (BKN) Aris Windiyanto mengatakan, aturan tersebut sudah sesuai dengan Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 23 tahun 2019.

“Untuk penerimaan CPNS 2019 formasi umum, tidak ada alokasi khusus untuk tenaga honorer,” ujar Aris di Jakarta, Senin (11/11/2019).

Kendati begitu, para tenaga honorer tak perlu berkecil hati. Jika mereka masih memenuhi persyaratan yang telah ditentukan, bisa mengikuti seleksi CPNS 2019 melalui formasi umum.

Baca juga : Inikah Alasan Pelamar CPNS 2019 Baru Bisa Mendaftar Pukul 11 Malam?

Salah satu persyaratan yang harus dipenuhi, yakni masalah umum. Di formasi umum, maksimal umur peserta seleski CPNS 2019, yakni 35 tahun.

“Untuk teman-teman honorer silakan mendaftar apabila persyaratannya masih memenuhi syarat,” kata Aris.

Namun, mereka tak akan mendapatkan perlakuan khusus jika nantinya mengikuti seleksi CPNS.

“Hak dan peluangnya sama dengan yang lain, perlakuannya juga sama,” ucap dia.

Aris menjelaskan, ada beberapa lowongan yang memperbolehkan pelamarnya berusia di atas 35 tahun.

“Aturan dalam UU usia maksimal untuk diangkat CPNS itu 35 tahun saat melamar, kecuali jabatan tertentu bisa sampai 40 tahun, seperti dokter spesialis misalnya,” ucap dia.

Halaman:


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Rencana Penggabungan BUMN Penerbangan dan Pariwisata Dinilai Akan Merugikan Maskapai

Rencana Penggabungan BUMN Penerbangan dan Pariwisata Dinilai Akan Merugikan Maskapai

Whats New
7 Istilah Pasar Saham Paling Dasar yang Perlu Diketahui (3)

7 Istilah Pasar Saham Paling Dasar yang Perlu Diketahui (3)

Spend Smart
Pemerintah Targetkan Bisa Vaksinasi Covid-19 ke 40 Juta Penduduk di Awal 2021

Pemerintah Targetkan Bisa Vaksinasi Covid-19 ke 40 Juta Penduduk di Awal 2021

Whats New
Ada Pandemi Covid-19,  JD.ID Catat Kenaikan Transaksi hampir 50 Persen

Ada Pandemi Covid-19, JD.ID Catat Kenaikan Transaksi hampir 50 Persen

Whats New
Tangkal Kampanye Negatif Sawit, Pemerintah Akan Bentuk Tim Khusus

Tangkal Kampanye Negatif Sawit, Pemerintah Akan Bentuk Tim Khusus

Whats New
Sejak Kampanye Bangga Buatan Indonesia Digulirkan, 1,1 Juta UMKM Sudah Go Digital

Sejak Kampanye Bangga Buatan Indonesia Digulirkan, 1,1 Juta UMKM Sudah Go Digital

Whats New
Janji Pemerintah: 2,1 Juta Korban PHK Diprioritaskan Jadi Peserta Kartu Prakerja

Janji Pemerintah: 2,1 Juta Korban PHK Diprioritaskan Jadi Peserta Kartu Prakerja

Work Smart
Jokowi Pertanyakan RI Punya 30 Bandara Internasional, Ini Respons Kemenhub

Jokowi Pertanyakan RI Punya 30 Bandara Internasional, Ini Respons Kemenhub

Whats New
Disinggung Jokowi, Ini Kerugian Banyaknya Bandara Internasional di Indonesia

Disinggung Jokowi, Ini Kerugian Banyaknya Bandara Internasional di Indonesia

Whats New
Banyak Kasus Pencurian Data, Ini Komentar JD.ID

Banyak Kasus Pencurian Data, Ini Komentar JD.ID

Whats New
Pengusaha: Kami Ingin Industri Smelter Sinergi dengan Industri Hilir

Pengusaha: Kami Ingin Industri Smelter Sinergi dengan Industri Hilir

Whats New
Interelasi Sektor Jasa Keuangan dan Peran OJK

Interelasi Sektor Jasa Keuangan dan Peran OJK

Whats New
Kuota Peserta Program Kartu Prakerja Ditetapkan 800.000 Orang Tiap Gelombang

Kuota Peserta Program Kartu Prakerja Ditetapkan 800.000 Orang Tiap Gelombang

Whats New
Usai Gagal Tanam dan Panen, Petani di Belu Diminta Kementan Gunakan Asuransi

Usai Gagal Tanam dan Panen, Petani di Belu Diminta Kementan Gunakan Asuransi

Rilis
GoFood Tebar Promo, Ada Diskon 50 Persen

GoFood Tebar Promo, Ada Diskon 50 Persen

Rilis
komentar di artikel lainnya
Close Ads X