Rupiah Pagi Ini Dibuka Melemah Pada Level Rp 14.097 Per Dollar AS

Kompas.com - 14/11/2019, 09:00 WIB
Ilustrasi rupiah dan dollar AS THINKSTOCKSIlustrasi rupiah dan dollar AS

JAKARTA, KOMPAS.com - Rupiah pagi ini dibuka melemah di pasar spot Kamis (14/11/2019). Dari data Bloomberg, rupiah pagi ini dibuka Rp 14.097 per dollar AS atau melemah 0,13 persen atau 18 poin dibanding penutupan kemarin Rp 14.054 per dollar AS.

Ekonom Bank Permata Josua Pardede menyebutkan bahwa rupiah sepanjang hari ini akan melemah didorong sentimen kenaikan suku bunga The Fed.

"Dollar AS diperdagangkan menguat terhadap mata uang utama kecuali Yen Jepang dan Swiss Franc. Ini setelah komentar Jerome Powell tentang suku bunga," kata Josua kepada Kompas.com.

Sebelumnya, Gubernur The Fed Jerome Powell mengatakan bahwa The Fed akan mempertahankan suku bunga selama indikator ekonomi masih tetap pada prospek The Fed.

Powell juga menyatakan bahwa The Fed akan melakukan assesmen kembali, dengan memperhatikan risiko perlambatan ekonomi.

"Ini mengisyaratkan bahwa meskipun The Fed bermaksud untuk menghentikan kebijakan penurunan suku bunga, The Fed masih tetap berhati-hati akan risiko perlambatan ekonomi," ungkap Josua.

Terkait hal tersebut, Josua menyebutkan bahwa penguatan nilai dollar AS di pasar spot global kemarin disebabkan oleh dorongan sentimen pasca-rilis data inflasi inti AS, yang meleset dari perkiraan.

"Meskipun demikian, dollar AS diperdagangkan melemah terhadap safe haven currencies seperti yen Jepang dan swiss Franc menyusul keraguan pelaku pasar terhadap kesepakatan perdagangan antara Amerika Serikat dan China yang masih belum terlaksana," jelas Josua.

"Rupiah bersama mata uang Asia lainnya cenderung melemah dan diperkirakan masih dipengaruhi oleh meningkatnya tensi dagang antara AS dan China," ungkap Josua. 


Beberapa mata uang Asia kompak menguat seperti Yuan China menguat ke angka 7.021 per dollar AS atau naik 0,03 persen. Dollar Singapura menguat 1.362 per dollar AS atau naik 0,01.

Dollar Hongkong melemah 0,02 persen ke level 7.829 per dollar AS. Sementara Yen Jepang stagnan pada level 108 per dollar AS.

Lebih lanjut Josua memproyeksikan pergerakan rupiah sepanjang hari ini berada di angka Rp 14.050 per dollar AS sampai dengan Rp 14.150 per dollar AS.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Cara Daftar Kartu Prakerja Gelombang 4 secara Offline

Cara Daftar Kartu Prakerja Gelombang 4 secara Offline

Whats New
Patra Jasa Terapkan Protokol Kesehatan di Unit Bisnis dan Wilayah Operasional

Patra Jasa Terapkan Protokol Kesehatan di Unit Bisnis dan Wilayah Operasional

Whats New
Sambut HUT RI, Pemerintah Beri Cashback Belanja Online hingga Rp 750.000

Sambut HUT RI, Pemerintah Beri Cashback Belanja Online hingga Rp 750.000

Spend Smart
Kemenparekraf Perkirakan Jumlah Wisatawan Tahun Ini Maksimal 4 Juta Orang

Kemenparekraf Perkirakan Jumlah Wisatawan Tahun Ini Maksimal 4 Juta Orang

Whats New
Aturan Resmi Terbit, Gaji Ke-13 PNS Segera Cair

Aturan Resmi Terbit, Gaji Ke-13 PNS Segera Cair

Whats New
Rencana Penggabungan BUMN Penerbangan dan Pariwisata Dinilai Akan Merugikan Maskapai

Rencana Penggabungan BUMN Penerbangan dan Pariwisata Dinilai Akan Merugikan Maskapai

Whats New
7 Istilah Pasar Saham Paling Dasar yang Perlu Diketahui (3)

7 Istilah Pasar Saham Paling Dasar yang Perlu Diketahui (3)

Spend Smart
Pemerintah Targetkan Bisa Vaksinasi Covid-19 ke 40 Juta Penduduk di Awal 2021

Pemerintah Targetkan Bisa Vaksinasi Covid-19 ke 40 Juta Penduduk di Awal 2021

Whats New
Ada Pandemi Covid-19,  JD.ID Catat Kenaikan Transaksi hampir 50 Persen

Ada Pandemi Covid-19, JD.ID Catat Kenaikan Transaksi hampir 50 Persen

Whats New
Tangkal Kampanye Negatif Sawit, Pemerintah Akan Bentuk Tim Khusus

Tangkal Kampanye Negatif Sawit, Pemerintah Akan Bentuk Tim Khusus

Whats New
Sejak Kampanye Bangga Buatan Indonesia Digulirkan, 1,1 Juta UMKM Sudah Go Digital

Sejak Kampanye Bangga Buatan Indonesia Digulirkan, 1,1 Juta UMKM Sudah Go Digital

Whats New
Janji Pemerintah: 2,1 Juta Korban PHK Diprioritaskan Jadi Peserta Kartu Prakerja

Janji Pemerintah: 2,1 Juta Korban PHK Diprioritaskan Jadi Peserta Kartu Prakerja

Work Smart
Jokowi Pertanyakan RI Punya 30 Bandara Internasional, Ini Respons Kemenhub

Jokowi Pertanyakan RI Punya 30 Bandara Internasional, Ini Respons Kemenhub

Whats New
Disinggung Jokowi, Ini Kerugian Banyaknya Bandara Internasional di Indonesia

Disinggung Jokowi, Ini Kerugian Banyaknya Bandara Internasional di Indonesia

Whats New
Banyak Kasus Pencurian Data, Ini Komentar JD.ID

Banyak Kasus Pencurian Data, Ini Komentar JD.ID

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X