Dongkrak Inklusi Keuangan, BTN Gandeng Pegadaian

Kompas.com - 22/11/2019, 19:43 WIB
Ilustrasi BTN. Dok. BTNIlustrasi BTN.

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk atau BTN bersinergi dengan sesama Badan Usaha Milik Negara ( BUMN) guna meningkatkan kinerja menjelang akhir tahun.

Kali ini BTN menggandeng PT Pegadaian (Persero) untuk mengembangkan bisnis dengan mengoptimalkan potensi masing-masing yang dimiliki perseroan.

Kedua BUMN sepakat untuk sama-sama melakukan edukasi, literasi program inklusi keuangan dan membangun pengenalan produk-produk keuangan bagi masyarakat.

“Melalui kerja sama ini kami akan menyediakan layanan dana dan fasilitas kredit atau pembiayaan konsumer kepada pegawai Pegadaian. Demikian sebaliknya, seluruh pegawai BTN akan mendapatkan layanan dari Pegadaian,” ujar Budi Satria, Direktur Consumer Banking BTN dalam keterangannya, Jumat (22/11/2019).

Baca juga: BTN Buka Kantor Cabang Syariah di Kendari

Tidak hanya itu, lanjut dia, BTN juga menyediakan layanan transaksi pencairan non tunai untuk produk Pegadaian dengan menggunakan sistem host to host melalui mekanisme payment transfer

Bagi pegawai Pegadaian yang ingin mengajukan Kredit Pemilikian Rumah atau Apartemen (KPR/KPA), pihaknya menawarkan kemudahan yaitu uang muka mulai dari 1 persen diskon provisi biaya kredit hingga 50 persen dan gimmick marketing lainnya.

Nasabah Pegadaian dapat membuka rekening Tabungan BTN Batara dan aktivasi m-banking/I-banking dengan setoran awal mulai dari Rp 69.000.

“Melalui Prgram 69, kami ingin memastikan bahwa semua level pegawai Pegadaian bisa memiliki rekening di BTN tanpa kendala dana untuk setoran awal. Dengan begitu, literasi keuangan mudah tesebar luas di seluruh lapisan masyarakat,” ungkap Budi.

Baca juga: Tren Sharing Economy, Pegadaian Gandeng 10 BUMN

Pada kesempatan sama, Direktur Utama Pegadaian Kuswiyoto mengatakan kerja sama tersebut dilakukan dalam rangka akselerasi untuk performa bisnis yang lebih baik di masa mendatang.

Kuswiyoto mengakui perseroan makin agresif dalam melakukan kerja sama dengan berbagai perusahaan. Langkah itu menjadi cara untuk mengejar target-target Pegadaian. Misalnya, meningkatkan inklusi keuangan masyarakat, membuka lapangan pekerjaan baru, meningkatkan produktivitas karyawan serta efisiensi biaya sehingga lebih kompetitif.

"Jumlah nasabah dan rekening kita besar sekali. Pegadaian setara dengan perbankan. Ini juga karena bisnis pegadaian juga dekat dengan masyarakat menengah ke bawah," terang Kuswiyoto.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X