KKP Wacanakan Bangun Infrastruktur Pembibitan Lobster

Kompas.com - 16/12/2019, 14:29 WIB
Upaya Penyelundupan Lobster - Haryanto, penyidik pada Kantor Karantina Ikan Adisucipto, menunjukkan lobster (Panullirus spp) yang sebelumnya akan diselundupkan di Stasiun Karantina Ikan, Pengendalian Mutu, dan Keamanan Hasil Perikanan Kelas I Yogyakarta, Sleman, DI Yogyakarta, Kamis (1/10/15). Upaya penyelundupan 534 ekor lobster dengan nilai sekitar Rp 500 juta melalui pesawat dengan tujuan Singapura berhasil digagalkan. Lobster tersebut selanjutnya akan dilepas kembali di perairan Pantai Sepanjang, Gunung Kidul, pada hari ini.  

Kompas/Ferganata Indra Riatmoko (DRA)
01-10-2015

DIMUAT  2/10/15 HAL  18 *** Local Caption *** Upaya Penyelundupan Lobster - Haryanto, penyidik pada Kantor Karantina Ikan Adisucipto, menunjukkan lobster (Panullirus spp) yang sebelumnya akan diselundupkan di Stasiun Karantina Ikan, Pengendalian Mutu, dan Keamanan Hasil Perikanan Kelas I Yogyakarta, Sleman, DI Yogyakarta, Kamis (1/10). Upaya penyelundupan 534 ekor lobster dengan nilai sekitar Rp 500 juta melalui pesawat dengan tujuan Singapura berhasil digagalkan. Lobster tersebut selanjutnya akan dilepas kembali di perairan Pantai Sepanjang, Gunung Kidul, pada hari ini.  

Kompas/Ferganata Indra Riatmoko (DRA)
01-10-2015
FERGANATA INDRA RIATMOKOUpaya Penyelundupan Lobster - Haryanto, penyidik pada Kantor Karantina Ikan Adisucipto, menunjukkan lobster (Panullirus spp) yang sebelumnya akan diselundupkan di Stasiun Karantina Ikan, Pengendalian Mutu, dan Keamanan Hasil Perikanan Kelas I Yogyakarta, Sleman, DI Yogyakarta, Kamis (1/10/15). Upaya penyelundupan 534 ekor lobster dengan nilai sekitar Rp 500 juta melalui pesawat dengan tujuan Singapura berhasil digagalkan. Lobster tersebut selanjutnya akan dilepas kembali di perairan Pantai Sepanjang, Gunung Kidul, pada hari ini. Kompas/Ferganata Indra Riatmoko (DRA) 01-10-2015 DIMUAT 2/10/15 HAL 18 *** Local Caption *** Upaya Penyelundupan Lobster - Haryanto, penyidik pada Kantor Karantina Ikan Adisucipto, menunjukkan lobster (Panullirus spp) yang sebelumnya akan diselundupkan di Stasiun Karantina Ikan, Pengendalian Mutu, dan Keamanan Hasil Perikanan Kelas I Yogyakarta, Sleman, DI Yogyakarta, Kamis (1/10). Upaya penyelundupan 534 ekor lobster dengan nilai sekitar Rp 500 juta melalui pesawat dengan tujuan Singapura berhasil digagalkan. Lobster tersebut selanjutnya akan dilepas kembali di perairan Pantai Sepanjang, Gunung Kidul, pada hari ini. Kompas/Ferganata Indra Riatmoko (DRA) 01-10-2015

JAKARTA, KOMPAS.com - Direktur Jenderal Perikanan Budidaya Kementerian Kelautan dan Perikanan ( KKP) Slamet Soebjakto menyebut pihaknya akan membangun infrastruktur budidaya lobster.

Hal ini disampaikan Slamet di Gedung Mina Bahari 3, Kementerian Kelautan dan Perikanan Jakarta, Senin (16/12/2019).

Namun, ia belum dapat memastikan hal tersebut menyusul beberapa kajian harus dilakukan.

"Ya ya pasti (tahun depan dikembangkan). Sedang dirancanakan. Ini sedang dibahas," kata Slamet.

Baca juga: Keuntungan Sindikat Penyelundup Benih Lobster Tak Main-main

Menurutnya, rencana pembangunan infrastruktur dengan menggandeng Centre for International Agricultural Research (ACIAR).

"Prinsipnya dulu sudah. Kita perlu dalami hal ini. Kira-kira seperti itu, ada penyelesaian (target penyelesaian infrastruktur) pasti ada," ujarnya.

Sebelumnya, KKP sudah menjalin kerjasama dengan ACIAR, namun kedepannya ini akan dilanjutkan walaupun belum dipastikan waktu tepatnya.

"Nanti kita akan minta dilanjutkan lagi. Waktu itu belum final," ungkapnya.

Selain bekerja sama dengan ACIAR, KKP berencana mengadaptasi Vietnam dalam budidaya lobster. Hal ini, mengingat Vietnam sudah berpengalaman dalam budidaya lobster.

"Mereka punya alat budidaya khusus. Makanya ini yang mau kita pelajari," jelasnya.

Baca juga: Revisi Larangan Ekspor Benih Lobster, Ditentang Susi, Didukung Luhut

Sebelumnya Menteri KKP Edhy Prabowo mewacanakan akan membuka keran ekspor lobster, namun dengan syarat 2,5 persen sampai dengan 5 persen bibit lobster dikembangkan di Indonesia.

Hal ini dilakukan Edhy untuk menyelamat hidup masyarakat yang bergantung pada usaha penjualan benih lobster.

Di sisi lain, ekspor benih lobster juga dikhawatirkan akan mengancam ekosistem laut.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X