Pemulihan Listrik Pasca-Banjir Bandang Lebak Terkendala Akses

Kompas.com - 06/01/2020, 12:16 WIB
Petugas PLN berupaya memulihkan aliran listrik di Lebak Banten Dokumentasi PLNPetugas PLN berupaya memulihkan aliran listrik di Lebak Banten
Penulis Kiki Safitri
|

JAKARTA, KOMPAS.com - PLN terus melakukan pemulihan kelistrikan di wilayah terdampak banjir bandang di wilayah Lebak, Banten. Hingga Senin (6/1/2020), dari total 172 gardu terdampak banjir bandang, PLN telah berhasil memulihkan 149 gardu.

"Lebak ini berbeda dengan Jakarta, di sini banjir bandang, beberapa infrastruktur kami, seperti jaringan dan gardu ada yang hanyut. Jadi di sini perlu waktu untuk perbaikan," kata Wakil Direktur Utama PLN, Darmawan dalam siaran pers Minggu (5/1/2020) malam.

Banjir bandang yang melanda enam kecamatan di wilayah Lebak, Banten, pada Rabu (1/1/2020), mengakibatkan aliran listrik ke wilayah terdampak banjir bandang terputus. Enam kecamatan tersebut yaitu Cipanas, Sajira, Lebak Gedong, Curug Bitung, Maja dan Cimarga.

Baca juga: Tegang di Natuna, Banjir Jakarta Lebih Menarik Diberitakan Media China

Selain merusak infrastruktur kelistrikan, banjir bandang ini juga merusak jembatan sehingga memutus akses jalan.

Salah satunya jembatan yang menghubungkan kecamatan Sajira dengan kecamatan Cimarga. Hal ini membuat PLN kesulitan untuk memperbaiki jaringan listrik.

"Aksesnya sulit, jembatan putus, beberapa titik ada longsor. Tapi teman-teman di lapangan terus berusaha. Mudah-mudahan secepatnya kami bisa menyambungkan listriknya, sehingga dua gardu atau sekitar 200 kepala keluarga bisa kembali dilistriki," ungkap Darmawan.

Untuk menghubungkan listrik yang terputus di dua kecamatan tersebut, berbagai peralatan mulai dari tiang hingga kabel harus dipanggul oleh petugas PLN.

"Mobil tidak bisa masuk, bahkan harus menyeberangi sungai dengan rakit," ujar Darmawan.

Baca juga: Mobil Baru Kredit Sudah Kena Banjir, Bagaimana Asuransinya

Selain di kecamatan Sajira, PLN juga telah berhasil menyambungkan listrik dari kecamatan Gunung Luhur ke kecamatan Citorek Kidul yang terputus akibat banjir bandang.

"Alhamdulillah, untuk Gunung Luhur ke Citorek Kidul berhasil tersambung, jadi ada tambahan 58 gardu menyala, sisa 23 gardu masih terkendala akses, tapi akan kami usahakan pada Senin," tambah Darmawan.

Hingga Senin (6/1/2020) pukul 10.00 WIB, 98,2 persen gardu distribusi terdampak banjir di Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek) dan Banten telah menyala.

Dari total 6.320 gardu distribusi terdampak banjir, PLN telah menyalakan sebanyak 6.202 gardu dan sisa 118 gardu masih dipadamkan sementara demi keamanan warga.

Baca juga: Pasang Surut Hubungan RI-China: Galak di Laut, Mesra di Darat

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X