[POPULER MONEY] Erick Thohir Copot Komisaris Pupuk Indonesia | 2 Mal Lippo Dijual

Kompas.com - 10/01/2020, 06:08 WIB
Ilustrasi Pupuk Urea buatan PT Pupuk Kujang di Pabrik Pupuk PT Kujang Cikampek, Jawa Barat, Jumat (19/5/2017). KOMPAS.com/PRAMDIA ARHANDO JULIANTOIlustrasi Pupuk Urea buatan PT Pupuk Kujang di Pabrik Pupuk PT Kujang Cikampek, Jawa Barat, Jumat (19/5/2017).

JAKARTA, KOMPAS.com - Berita mengenai upaya bersih-bersih yang dilakukan Menteri BUMN Erick Thohir kembali menjadi berita populer Money Kompas.com, Kamis (9/1/2020).

Kali ini, Erick mencopot Komisaris Independen PT Pupuk Indonesia (Persero) Yanuar Rizky dari jabatannya.

Belum terlambat, berikut 5 berita populer Money Kompas.com yang masih bisa disimak pagi ini.

1. Erick Thohir Copot Komisaris Independen Pupuk Indonesia

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir mencopot Yanuar Rizky dari posisi komisaris independen PT Pupuk Indonesia (Persero).

“Ya (saya dicopot). (Alasannya) normatif karena ganti pemain,” ujar Yanuar kepada Kompas.com, Kamis (9/1/2020).

Kendati begitu, Yanuar menilai ada kejanggalan dari pencopotan dirinya. Namun, dia tak mau menjelaskan secara rinci apa kejanggalan tersebut.

Selengkapnya, baca di sini.

2. Puluhan Tahun Diembargo AS, Bagaimana Ekonomi Iran?

Sudah hampir empat dekade atau 40 tahun Iran mengalami tekanan embargo ekonomi dari Amerika Serikat dan sekutunya dari negara-negara Barat.

Sanksi ini diberikan karena Negeri Mullah ini dianggap bersikeras mengembangkan program nuklir.

Tercatat, Iran pertama kali dijatuhi sanksi ekonomi pada 1980. Embargo berlanjut saat AS dipimpin Presiden Bill Clinton menambah rangkaian sanksi pada Iran, dengan menghentikan perdagangan dan melarang investasi perusahaan-perusahaan AS di Iran.

Tahun 2015, saat AS di bawah Presiden Barrack Obama, sanksi ekonomi mulai mengendur setelah kesempatan tercapai antara Iran dengan negara-negara anggota tetap Dewan Keamanan PBB menandatangani kesepakatan penghentian nuklir The Joint Comprehensive Plan of Action (JCPOA).

Selengkapnya, baca di sini.

3. Pejaten Village dan Binjai Supermall Dijual, Lippo Raup Rp 1,28 Triliun

PT Lippo Karawaci Tbk (LPKR) melalui anak usahanya Lippo Malls Indonesia Retail Trust (LMIRT) merampungkan penjualan dua mall yang dimiliki, yakni Pejaten Village dan Binjai Supermall kepada NWP Retail.

Rampungnya penjualan 2 mal itu ditunjukkan dengan penandatanganan perjanjian jual beli (CSPA) dengan NWP Retail senilai Rp 1,28 triliun ( 124,3 juta dollar AS).

Chief Executive Officer manager REIT, James Liew menuturkan, divestasi ini memungkinkan perusahaan untuk berinvestasi pada aset-aset baru, mengembalikan uang kas kepada para pemegang saham, serta menjajaki peluang investasi lainnya.

Selengkapnya, silakan baca di sini.

4. Simak, Ini Kronologi Lengkap Kasus Jiwasraya Versi BPK

Badan Pemeriksa Keuangan ( BPK) akhirnya menjabarkan secara rinci kronologi kasus yang membelit Jiwasraya hingga berakhir tak mampu membayar polis asuransi (gagal bayar) JS Savings Plan.

Ketua BPK RI Agung Firman Sampurna menuturkan, penyebab utama gagal bayarnya Jiwasraya adalah kesalahan mengelola investasi di dalam perusahaan. Jiwasraya kerap menaruh dana di saham-saham berkinerja buruk.

"Saham-saham yang berisiko ini mengakibatkan negative spread dan menimbulkan tekanan likuiditas pada PT Asuransi Jiwasraya yang berujung pada gagal bayar," kata Agung di BPK RI, Jakarta, Rabu (8/1/2020).

Selengkapnya, baca di sini.

5. Hari Ini Harga Emas Antam Melorot Rp 12.000

Setelah beberapa hari terakhir ini terus mengalami kenaikan, harga emas batangan PT Aneka Tambang (Persero) Tbk pada Kamis (9/1/2020) akhirnya turun.

Harga emas Antam hari ini berada di angka Rp 782.000 per gram, turun Rp 12.000 jika dibandingkan harga emas pada Rabu (8/1/2020) kemarin.

Sementara itu, harga buyback atau harga yang didapat jika pemegang emas Antam ingin menjual emas batangan tersebut berada di harga Rp 696.000. Angka itu turun Rp 18.000 jika dibandingkan kemarin.

Selengkapnya, silakan baca di sini.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X