[POPULER MONEY] Erick Thohir Copot Komisaris Pupuk Indonesia | 2 Mal Lippo Dijual

Kompas.com - 10/01/2020, 06:08 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Berita mengenai upaya bersih-bersih yang dilakukan Menteri BUMN Erick Thohir kembali menjadi berita populer Money Kompas.com, Kamis (9/1/2020).

Kali ini, Erick mencopot Komisaris Independen PT Pupuk Indonesia (Persero) Yanuar Rizky dari jabatannya.

Belum terlambat, berikut 5 berita populer Money Kompas.com yang masih bisa disimak pagi ini.

1. Erick Thohir Copot Komisaris Independen Pupuk Indonesia

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir mencopot Yanuar Rizky dari posisi komisaris independen PT Pupuk Indonesia (Persero).

“Ya (saya dicopot). (Alasannya) normatif karena ganti pemain,” ujar Yanuar kepada Kompas.com, Kamis (9/1/2020).

Kendati begitu, Yanuar menilai ada kejanggalan dari pencopotan dirinya. Namun, dia tak mau menjelaskan secara rinci apa kejanggalan tersebut.

Selengkapnya, baca di sini.

2. Puluhan Tahun Diembargo AS, Bagaimana Ekonomi Iran?

Sudah hampir empat dekade atau 40 tahun Iran mengalami tekanan embargo ekonomi dari Amerika Serikat dan sekutunya dari negara-negara Barat.

Sanksi ini diberikan karena Negeri Mullah ini dianggap bersikeras mengembangkan program nuklir.

Tercatat, Iran pertama kali dijatuhi sanksi ekonomi pada 1980. Embargo berlanjut saat AS dipimpin Presiden Bill Clinton menambah rangkaian sanksi pada Iran, dengan menghentikan perdagangan dan melarang investasi perusahaan-perusahaan AS di Iran.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.