Asuransi Allianz Indonesia Layani Klaim Pengobatan Virus Corona

Kompas.com - 29/01/2020, 14:07 WIB
Chief Marketing Officers Allianz Life Indonesia Karin Zulkarnaen saat diwawancarai media di Jakarta, Rabu(29/1/2020). KOMPAS.com/ELSA CATRIANAChief Marketing Officers Allianz Life Indonesia Karin Zulkarnaen saat diwawancarai media di Jakarta, Rabu(29/1/2020).

JAKARTA, KOMPAS.com - Baru-baru ini seluruh penduduk di berbagai negara sedang panas-panasnya membahas isu Corona Virus. Pasalnya virus yang menyebabkan kematian hingga saat ini belum ditemukan pencegahannya.

Chief Marketing Officers Allianz Life Indonesia Karin Zulkarnaen mengatakan pihaknya akan memberikan pelayanan klaim untuk para nasabahnya apabila terkena virus Corona.

"Kita Allianz Indonesia menjamin dan siap menanggung pengobatan nasabah kita yang terjangkit virus Corona namun sesuai dengan polisnya masing-masing," ujarnya di Jakarta, Rabu (29/1/2020).

Baca juga: Virus Corona Memantik Pesimisme Global dan Perlambat Pertumbuhan Ekonomi

Karin mengatakan begitupun dengan para nasabah yang sedang berada di luar negeri Allianz Indonesia juga siap menanggungnya sesuai dengan planing dan limit yang dipilih serta tergantung masing-masing produknya seperti rawat inap ataupaun rawat jalan.

"Klaimnya pasti berbeda kan dan tergantung yang dibeli karena ada yang produk asuransi kesehatan yang khusus domestik dan ada yang internasional. Kalau nasabah membeli plan yang internasional dan kebetulan lagi traveling dan sakit disana akan di cover sesuai polis yang berlaku," jelasnya.

Sebelumnya Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto mengatakan bahwa saat ini masyarakat yang terkena virus pemerintah belum bisa memberikan pengobatan dari BPJS namun akan diberi anggaran khusus sendiri dari Kemenkes.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Untuk Corona ada anggaran sendiri dari Kemenkes. Nanti ada anggaran dari Kemenkes untuk kondisi seperti ini jadi tidak usah khawatir," kata dia saat ditemui di Gedung DPR, Jakarta, dilansir dari Detik.com, Selasa (28/1/2020).

Sementara mengenai besarannya Terawan masih enggan untuk menyebutkannya karena ia mengaku tidak hafal semua angka anggaran.



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ini Fakta Terbaru Hasil Investigasi BRI Life Usai Ada Dugaan Kebocoran Data

Ini Fakta Terbaru Hasil Investigasi BRI Life Usai Ada Dugaan Kebocoran Data

Whats New
Semester I 2021, Astra Graphia Bukukan Pendapatan Bersih Rp 1,25 Triliun

Semester I 2021, Astra Graphia Bukukan Pendapatan Bersih Rp 1,25 Triliun

Rilis
SIDO Mau Bagikan Saham Bonus, Ini Cara Mendapatkannya

SIDO Mau Bagikan Saham Bonus, Ini Cara Mendapatkannya

Earn Smart
Pendaftaran Program Magister Terapan STIP Jakarta Ditutup, Ada 2.710 Peminat

Pendaftaran Program Magister Terapan STIP Jakarta Ditutup, Ada 2.710 Peminat

Rilis
Passing Grade CPNS 2021 Diumumkan Besok

Passing Grade CPNS 2021 Diumumkan Besok

Work Smart
[TREN EKONOMI KOMPASIANA] Menata Ulang Kerja Hybrid | 'Harga Teman', Komponen Harga yang Masih Misteri

[TREN EKONOMI KOMPASIANA] Menata Ulang Kerja Hybrid | "Harga Teman", Komponen Harga yang Masih Misteri

Rilis
Sektor Ketenagalistrikan Indonesia Sumbang 14 Persen Emisi, PLN: Terendah di ASEAN

Sektor Ketenagalistrikan Indonesia Sumbang 14 Persen Emisi, PLN: Terendah di ASEAN

Whats New
Tak Sampai Setahun, Bankir Jerry Ng Jadi Orang Terkaya Nomor 5 di Indonesia

Tak Sampai Setahun, Bankir Jerry Ng Jadi Orang Terkaya Nomor 5 di Indonesia

Whats New
Mengenal Perbedaan Gejala yang Ditimbulkan Varian Delta dan Delta Plus

Mengenal Perbedaan Gejala yang Ditimbulkan Varian Delta dan Delta Plus

Whats New
BTN Targetkan NPL Turun ke 3,9 Persen di Akhir Tahun

BTN Targetkan NPL Turun ke 3,9 Persen di Akhir Tahun

Whats New
IPO Bukalapak Dongkrak Kapitalisasi Pasar BEI hingga RP 87,6 Triliun

IPO Bukalapak Dongkrak Kapitalisasi Pasar BEI hingga RP 87,6 Triliun

Whats New
Tahun Ini BTN Bakal Tutup 29 Kantor

Tahun Ini BTN Bakal Tutup 29 Kantor

Whats New
Tingkatkan Literasi Keuangan Milenial, GoPay Luncurkan FinanSiap

Tingkatkan Literasi Keuangan Milenial, GoPay Luncurkan FinanSiap

Whats New
Terus Tumbuh, Transaksi Digital Bank Danamon Capai 81 Persen

Terus Tumbuh, Transaksi Digital Bank Danamon Capai 81 Persen

Whats New
[TREN WORKLIFE KOMPASIANA] Menjadi Leader Berkarakter | Lingkungan Kerja yang Toxic | Sunk Cost Fallacy, Masa Lalu Memperburuk Keputusan

[TREN WORKLIFE KOMPASIANA] Menjadi Leader Berkarakter | Lingkungan Kerja yang Toxic | Sunk Cost Fallacy, Masa Lalu Memperburuk Keputusan

Rilis
komentar di artikel lainnya
Close Ads X