Bantu Atasi Dampak Corona ke Ekonomi China, JD.com Rekrut 20.000 Karyawan

Kompas.com - 13/02/2020, 10:30 WIB
Sebuah mobil melintas di jalanan kota Wuhan, China, yang sepi karena wabah virus corona yang mematikan di hari pertama tahun baru Imlek, Sabtu (25/1/2020). AFP/HECTOR RETAMALSebuah mobil melintas di jalanan kota Wuhan, China, yang sepi karena wabah virus corona yang mematikan di hari pertama tahun baru Imlek, Sabtu (25/1/2020).

HONG KONG, KOMPAS.com - Perusahaan-perusahaan terkemuka China rupanya membuka lowongan kerja saat virus corona menyerang ekonomi China. Pembukaan lowongan kerja dapat meredam dampak ekonomi yang dihadapi China akibat wabah tersebut.

Dikutip dari CNN, Kamis (13/2/2020), salah satu perusahaan e-commerce terbesar di China, JD.com (JD) membuka lebih dari 20.000 posisi pekerjaan baru. Posisi tersebut meliputi pekerja gudang, kurir, dan supir. Beberapa posisi akan bersifat sementara.

"Lowongan dimaksudnya untuk meminimalkan dampak epidemi pada pekerjaan dalam jangka pendek. Kami ingin mendukung pekerjaan yang lebih stabil," kata JD.com dikutip CNN, Kamis (13/2/2020).

Baca juga: Dampak Virus Corona, Indonesia Berpotensi Kehilangan Devisa Rp 40,7 Triliun

Sementara Dada Group, perusahaan pengiriman lokal yang didukung oleh JD, akan merekrut 15.000 posisi tambahan.

Jaringan supermarket JD.com, seperti 7FRESH juga akan merekrut karyawan dari restoran, hotel, bioskop dan gerai ritel yang ditutup sementara karena virus corona.

Para calon pekerja yang memenuhi syarat tersebut akan bekerja dalam jangka pendek, termasuk pegawai toko, asisten pengemasan, dan kurir pengiriman.

Pihak JD.com berkata, unit logistiknya telah merekrut 700 karyawan dari 10 perusahaan. Bahkan perusahaan berkomitmen untuk terus bekerjasama dengan mitra, agen staf, dan restoran untuk merekrut lebih banyak pekerja di ribuan kota.

Salah satu divisi perusahaan, JD Daojia, merupakan layanan online populer yang mendistribusikan bahan makanan dan produk segar untuk supermarket seperti Walmart (WMT) dan Aldi, akan merekrut sekitar 5.000 pekerja untuk membantu mengemas pesanan.

"Ini adalah tanggung jawab JD untuk bekerjasama dengan mitra dan membantu mereka melewati waktu "khusus" ini, " kata ketua divisi SDM 7FRESH, Chunhua Cao.

Tak hanya JD.com, Alibaba (BABA) mengumumkan rencana serupa. Perusahaan mengenalkan skema "pembagian karyawan" yang pekerja hotel, restoran, bioskop, department store, dan berbagai bisnis lainnya menemukan pekerjaan baru untuk sementara.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Sumber CNBC
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Stafsus Erick Thohir: Hampir Semua Negara “Bertempur” Mencari PCR

Stafsus Erick Thohir: Hampir Semua Negara “Bertempur” Mencari PCR

Whats New
[POPULER MONEY] Luhut Tetap Ingin Tuntut Said Didu | Jumlah Paten China Kalahkan AS

[POPULER MONEY] Luhut Tetap Ingin Tuntut Said Didu | Jumlah Paten China Kalahkan AS

Whats New
Bill Gates Prediksi AS Benar-benar Terbebas dari Virus Corona Pada Tahun 2021

Bill Gates Prediksi AS Benar-benar Terbebas dari Virus Corona Pada Tahun 2021

Whats New
Kadin Usul Pemerintah Bantu Bayar THR Karyawan

Kadin Usul Pemerintah Bantu Bayar THR Karyawan

Whats New
Wastafel Portabel Produksi BLK Lembang Mulai Didistribusikan

Wastafel Portabel Produksi BLK Lembang Mulai Didistribusikan

Whats New
Kemenhub Godok Aturan soal Pengendalian Mudik 2020

Kemenhub Godok Aturan soal Pengendalian Mudik 2020

Whats New
1,2 Juta Pekerja Dirumahkan dan PHK, Menaker Minta Pengusaha Cari Solusi Lain

1,2 Juta Pekerja Dirumahkan dan PHK, Menaker Minta Pengusaha Cari Solusi Lain

Whats New
BAZNAS Salurkan Infak Biaya Asuransi untuk 17.000 Relawan Gugus Tugas Covid-19

BAZNAS Salurkan Infak Biaya Asuransi untuk 17.000 Relawan Gugus Tugas Covid-19

Whats New
Pemerintah Alihkan Dana Desa hingga Rp 24 Triliun untuk BLT

Pemerintah Alihkan Dana Desa hingga Rp 24 Triliun untuk BLT

Whats New
Siap-siap, Pemerintah Bakal Guyur 250.000 Ton Gula ke Pasar

Siap-siap, Pemerintah Bakal Guyur 250.000 Ton Gula ke Pasar

Whats New
DANA Ajak Penggunanya Mendata Warung, Untuk Apa?

DANA Ajak Penggunanya Mendata Warung, Untuk Apa?

Whats New
Dukung Pembatasan Sosial, PGN Terapkan Catat Meter Mandiri dan Dorong Pembayaran Daring

Dukung Pembatasan Sosial, PGN Terapkan Catat Meter Mandiri dan Dorong Pembayaran Daring

Whats New
Bank dan Leasing Sudah Mulai Terima Keringanan Kredit Nasabah

Bank dan Leasing Sudah Mulai Terima Keringanan Kredit Nasabah

Whats New
Demi Penanganan Corona, Sri Mulyani Tunda Pencairan Anggaran Proyek Infrastruktur Kurang Prioritas

Demi Penanganan Corona, Sri Mulyani Tunda Pencairan Anggaran Proyek Infrastruktur Kurang Prioritas

Whats New
Pemilik Djarum Masih Jadi Orang Terkaya RI versi Forbes 2020

Pemilik Djarum Masih Jadi Orang Terkaya RI versi Forbes 2020

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X