Erick Thohir Tak Mau “Asal-asalan” Beri Bonus ke Bos BUMN

Kompas.com - 22/02/2020, 12:36 WIB
Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir di Kementerian BUMN, Jakarta, Jumat (21/2/2020). Kompas.com/AKHDI MARTIN PRATAMAMenteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir di Kementerian BUMN, Jakarta, Jumat (21/2/2020).

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir mengaku akan mengatur permasalahan bonus atau tantiem yang akan didapat para bos perusahaan pelat merah.

Dia tak ingin bos BUMN bisa dapat bonus padahal kondisi keuangan perusahaannya masih bermasalah. Namun, agar bonus tersebut cair, bos-bos perusahaan plat merah memoles laporan keuangannya.

“Komisaris direksi ketika dapat tantiem, kita lagi bikin formulanya jangan hanya berdasarkan profit. Akhirnya, revaluasi aset, profit, cash-nya enggak ada. Terus karena profit tetap bagi bonus,” ujar Erick di Kementerian BUMN, Jumat (21/2/2020).

Baca juga: Erick Thohir: Baru 10 BUMN yang Serahkan Rencana Bisnis 5 Tahun ke Depan

Erick menambahkan, nantinya Deputi Keuangan Kementerian BUMN akan memelototi laporan keuangan dari para perusahaan pelat merah.

Hal tersebut dilakukan agar tak ada lagi window dressing atau pemolesan laporan keuangan.

“Bahkan yang menyeramkan bikin utang baru untuk proyek tak feasible," kata Erick.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Selain masalah bonus, nantinya juga akan dibuat formula terkait pembagian dividen kepada para pemegang saham.

Erick menginginkan agar perusahaan BUMN yang memiliki keuntungan banyak bisa memberikan dividen lebih besar ke pemegang sahamnya.

“Nanti juga perusahaan BUMN yang untung kita akan cap minimun dividen berapa. Apakah 30 persen, apakah berapa persen, nanti ada formulanya, semua terukur. Yang lebih dari 30 persen, tantiem,” ucap dia.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.