Ini Perusahaan Tambang Emas Milik Heru Hidayat yang Diambil Alih Antam

Kompas.com - 03/03/2020, 18:23 WIB
Gedung Kementerian BUMN di Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat. Kompas.com/Akhdi Martin PratamaGedung Kementerian BUMN di Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat.

JAKARTA, KOMPAS.com - Kejaksaan Agung RI telah menyita PT Batutua Waykanan Minerals milik tersangka kasus dugaan skandal korupsi PT Asuransi Jiwasraya (Persero), Heru Hidayat. Perusahaan tersebut bergerak dalam pengelolaan tambang emas di Provinsi Lampung.

Perusahaan itu disita karena diduga diperoleh dari hasil kejahatan yang dilakukan Heru Hidayat di Jiwasraya. Heru sendiri memiliki 60 persen saham di perusahaan tersebut melalui PT Kalimantan Pancar Sejati.

Selama masa penyidikan hingga adanya keputusan hukum yang tetap (incracht), Kejagung menitipkan pengelolaan perusahaan yang bergerak di bidang tambang batu bara itu ke Kementerian BUMN.

Diharapkan, dengan dikelola oleh BUMN nilai aset dari perusahaan tersebut tetap terjaga. Pengelolaan tambang sendiri diambil alih anggota holding BUMN tambang, PT Aneka Tambang Tbk atau Antam.

Baca juga: Profil PT Gunung Bara Utama, Tersangkut Jiwasraya, Tambangnya Diambil Alih BUMN

Ditelusuri dari profil perusahaan-perusahaan tambang Indonesia di sistem MODI Dashboard Kementerian ESDM, Heru Hidayat lewat PT Kalimantan Pancar Sejati menjadi pengendali saham dengan kepemilikan 60 persen.

Sisa kepemilikan saham perusahaan dimiliki Mata Development Limited sebesar 39,10 persen, lalu Grabriel Imanuel Mbatemooy sebesar 0,49 persen, Henry Wilsam Mbatemooy 0,12 persen, dan PT Mitra Mata Ahli 0,28 persen.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Perusahaan ini memiliki lahan tambang seluas 5.911,7 hektar di Kabupaten Way Kanan, Lampung dengan Izin Usaha Pertambangan (IUP) Nomor 540/11.720/KEP/11.07/2016 yang berlaku dari tahun 2015 hingga 2035.

Meski jadi pemegang saham mayoritas, nama Heru Hidayat tak tercantum dalam nama direksi dan komisaris perusahaan. Sementara Komisaris Utama tercatat atas Herdianne Verasmy Mbatemooy, kemudian posisi Direktur Utama dijabat Gabriel Imanuel Mbatemooy, yang dibantu dua direktur lain yaitu Raden Bernadin dan Christopher Ben Farmer.

Baca juga: Selamatkan Jiwasraya, Pemerintah Lebih Pilih Opsi Bail In?

Alamat kantor PT Batutua Waykanan Minerals berada di Simprug Office Garden, Jalan Teuku Nyak Arif No.9d, Grogol Selatan, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan.

Sebelumnya, Staf Khusus Menteri BUMN Arya Sinulingga mengatakan, Kejaksaan Agung RI memutuskan menitipkan pengelolaan perusahaan tersebut ke Kementerian BUMN.
“Ini perusahaan Heru Hidayat. Kita akan kelola supaya tambang emasnya tetap berjalan dengan baik,” ujar Arya di Jakarta, Senin (2/3/2020).

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.