Pelaku Usaha Wisata Lokal Raja Ampat Keluhkan Mahalnya Pengelolaan Homestay

Kompas.com - 03/03/2020, 20:12 WIB
Pulau Waigeo, Wisata Raja Ampat, Papua. SHUTTERSTOCK/MARIUS DOBILASPulau Waigeo, Wisata Raja Ampat, Papua.

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki bertemu dengan komunitas para pelaku usaha pariwisata lokal di Raja Ampat, Papua Barat untuk mendengar kendala yang dihadapi pelaku usaha pariwisata di salah satu destinasi wisata tersebut.

Dalam pertemuan yang diselenggarakan pekan lalu, para pelaku usaha tersebut mengungkapkan kendala yang terkait adalah pengelolaan home stay, mahalnya biaya transportasi, kebutuhan bahan bakar yang tinggi dan pemandu wisata atau tour guide. Para pelaku usaha itu skala UKM yang umumnya adalah masyarakat lokal.

Menanggapi berbagai kendala tersebut, Teten mengatakan akan mendukung pelaku usaha pariwisata lokal sehingga dapat berkembang dan berdampak pada kesejahteraan masyarakat. 

Baca juga: Usulan Bandara Baru di Raja Ampat, Ini Kata Menhub

"Inisiatif komunitas masyarakat lokal yang sudah menjalankan kegiatan ini sudah luar biasa, hanya saja belum terintegrasi. Ini akan ditindaklanjuti oleh secara teknis," ujarnya dalam keterangan resmi yang diterima Kompas.com, Selasa (3/3/2020). 

Menurutnya berbagai kekurangan harus segera dilengkapi untuk bisa memenuhi kebutuhan para turis. Teten menginginkan koperasi hadir di Raja Ampat untuk bisa mengakomodir para komunitas di beberapa sektor tersebut agar bisa saling berinteraksi dan membangun supply chain.

Untuk masalah homestay, Teten meminta agar pelaku usaha membuat bangunan berciri khas Papua karena turis lebih menyukai bentuk yang alami daripada bangunan beton. Selain itu, Menteri menekankan pentingnya menjaga kebersihan di dunia pariwisata.

Ia juga meminta agar pelaku usaha melakukan pemasaran lewat aplikasi seperti Airbnb.

"Saya optimis Papua lewat homestay saja mereka bagus, listriknya masih dari solar nanti kita minta sama PLN melalui Kementerian ESDM untuk kelistrikan di Papua Jadi program dia tinggal langsung diarahkan ke daerah," kata Teten.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X