Perusahaan Tertua di Dunia Usianya 1.442 Tahun, Ada di Mana?

Kompas.com - 05/03/2020, 15:33 WIB
Miniatur kuil Jepang di Tobu World Square, Kinugawa Onsen, Nikko, Jepang, Selasa (6/12/2016). KOMPAS.com/LUSIA KUS ANNAMiniatur kuil Jepang di Tobu World Square, Kinugawa Onsen, Nikko, Jepang, Selasa (6/12/2016).

JAKARTA, KOMPAS.com - Saat ini, banyak perusahaan di dunia yang tak bertahan lama.

Sebagai contohnya, perusahaan yang masuk dalam indeks S&P 500 di bursa saham Amerika Serikat, Wall Street, sebagian besar bertahan maksimal hingga dua dekade alias 20 tahunan.

Namun demikian, masih ada perusahaan di dunia yang bertahan hingga ribuan tahun. 

Baca juga: Perusahaan Travel Tertua Inggris Bangkrut, Ribuan Orang Terlantar

Seperti dilansir dari FastCompany yang mengutip Businessfinancing.co.uk, Kamis (5/3/2020), perusahaan tertua di dunia saat ini adalah Kong Gumi, sebuah perusahaan konstruksi asal Jepang yang memiliki spesialisasi membangun kuil peribadatan.

Perusahaan tersebut saat ini telah berusia lebih dari 14 abad, tepatnya 1.442 tahun. Kong Gumi didirikan pada tahun 578 Masehi.

Saat ini, sebagian saham dari perusahaan tersebut telah dibeli oleh sebuah konglomerasi konstruksi di Jepang. Namun demikian, hingga saat ini, bisnis pembangunan kuil masih mendominasi sektar 80 persen dari keseluruhan pendapatan perusahaan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Di Indonesia sendiri, di dalam publikasi tersebut dikatakan, perusahaan tertua yaitu PT Pindad Indonesia (Persero) yang berdiri pada 1808.

Baca juga: 5 Perusahaan Bir Tertua di Dunia yang Kini Masih Beroperasi

Sebagai catatan, publikasi Business Financing dilakukan secara independen dan tidak bekerja sama dengan ahli sejarah profesional ataupun institusi akademis lain.

Di dalam publikasi tersebut, Business Financing melakukan pendataan atas perusahaan-perusahaan yang paling tua di masing-masing negara di dunia.

Namun demikian, hasil temuan tersebut bisa memberikan pandangan umum mengenai industri apa saja yang turut membentuk basis perekonomian sebuah negara.

Dalam beberapa kasus, publikasi tersebut juga mengungkapkan aspek sejarah yang lebih gelap, seperti ketika negara-negara tertentu mengumpulkan kekayaannya dari perbudakan dan kolonialisme.

Baca juga: Visa, Salah Satu Perusahaan Fintech Tertua di Dunia

Di Amerika Serikat misalnya, perusahaan tertua yang hingga saat ini masih berdiri adalah Shirley Plantation di Virginia.

Perusahaan tersebut berdiri sejak 1613, dan memiliki bisnis utama perkebunan tembakau. Tembakau yang dihasilkan dikirimkan ke negara-negara jajahan dan Eropa, dan keberlanjutan bisnis perusahaan dijalankan melalui sistem perbudakan.

Kolonialisme pun juga terlihat di beberapa wilayah lain. Seperti di Kongo, perusahaan tertua di negara tersebut berdiri pada 1889 ketika negara tersebut berada di bawah jajahan Belgia.

Perusahaan tersebut merupakan perusahaan pembuatan rel kereta api dengan nama Perancis Société Nationale des Chemins de Fer du Congo. Hingga saat ini, perusahaan tersebut berada di bawah kepemilikan pemerintah Congo.

Baca juga: Produsen Senjata Api Tertua di AS Ajukan Pailit

Adapun di Barbados, perusahaat tertua yang hingga saat ini masih berdiri adalah Mont Gay Rum, yang juga merupakan produsen rum tertua di dunia.

Perusahaan tersebut didirikan pada 1703. Barbados kala itu merupakan negara jajahan Inggris yang kaya akan produksi gula dan merupakan negara penghubung perdagangan budak di Afrika.

Air tebu yang digunakan dalam produksi rum sebagian besar berasal dari perkebunan yang mengandalkan tenaga kerja budak.

Adapun perbudakan sendiri baru dilarang di negara tersebut pada 1807.

Lebih lanjut dijelaskan, sebagian besar perusahaan tertua di negara-negara bekas jajahan adalah bank, kereta api, dan kantor pos yang pertama kali didirikan oleh administrasi kolonial untuk menciptakan infrastruktur yang lebih baik untuk melayani kebutuhan ekonomi negara penjajah.

Baca juga: Ini 5 Maskapai Tertua di Dunia yang Masih Beroperasi Hingga Kini

Dengan demikian, jauh lebih mudah bagi negara penjajah untuk mengekspor sumber daya alam seperti gula, minyak, atau kapas ke negara-negara Eropa.

Kemudian, ketika negara-negara yang dijajah merdeka, perusahaan-perusahaan tersebut diambil alih oleh pemerintah di negara yang bersangkutan.

Sementara itu, di Eropa, banyak perusahaan tertua yang berhubungan dengan produk tradisional yang mencerminkan budaya negara tersebut.

Misalnya saja di Eropa Tengah, banyak perusahaan makanan dan minuman yang menjadi perusahaan tertua.

Adapun perusahaan tertua di Eropa adalah Winery Staffelter Hof di Jerman yang berdiri pada tahun 862. Kemudian di Irlandia, perusahaan tertua Sean's Barm didirikan pada tahun 900.


Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.