Berbagai Emiten Swasta akan Melakukan Buyback Saham, Ini Daftarnya

Kompas.com - 19/03/2020, 05:40 WIB
Ilustrasi pergerakan harga saham shutterstockIlustrasi pergerakan harga saham

JAKARTA, KOMPAS.com - Tak hanya perusahaan milik negara, banyak emiten swasta yang juga berencana melakukan aksi membeli saham perusahaan alias buyback mulai bulan Maret ini.

Langkah ini menyusul kebijakan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) yakni membolehkan emiten dengan valuasi saham terendah saat ini untuk melakukan pembelian kembali saham atau buyback tanpa melalui Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS). 

Mengutip Kontan.co.id, Kamis (19/3/2020), dari keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia, inilah daftar emiten swasta yang akan buy back sahamnya mulai bulan Maret 2020:

1. PT Barito Pacific Tbk (BRPT)

Perusahaan milik taipan Prajogo Pangestu ini mengalokasikan dana senilai Rp 1 triliun untuk buyback sahamnya di tengah kondisi pasar saat ini. Buyback dilakukan bertahap terhitung sejak 13 Maret 2020 sampai 13 Juni 2020. Barito Pacific menunjuk PT Henan Putihrai untuk melakukan buyback saham BRPT.

2. PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC)

MEDC bakal melakukan pembelian kembali (buyback) sahamnya. Atas aksi korporasi ini Medco menyiapkan dana 3 juta dollar AS.

Perusahaan yang dirintis oleh taipan Arifin Panigoro ini akan buy back sahamnya maksimal 1 persen dari jumlah saham yang sudah dikeluarkan perusahaan dan kelak akan menjadi treasuri. Pembelian saham dimulai 16 Maret-16 Juni.

Baca juga: Buyback Saham, BRI Siapkan Rp 3 Triliun

3. PT Cikarang Listrindo Tbk (POWR)

Perusahaan ini akan melakukan buy back dengan alokasi dana sebanyak Rp 72 miliar. Adapun periode pelaksanaan buy back dilakukan pada tanggal 16 Maret hingga 15 Juni 2020. Perusahaan menunjuk PT Indo Premier Sekuritas sebagai pedagang perantara efek dalam aksi korporasinya ini.

4. PT Sarana Menara Nusantara Tbk (TOWR)

PT Sarana Menara Tower Tbk (TOWR) juga berencana akan melakukan buy back saham perusahaan dengan dana yang disiapkan sebesar Rp 25 miliar. TOWR akan buy back sahamnya maksimal 2,5 miliar saham. Ini setara 5 persen dari seluruh modal ditempatkan dan disetor penuh.

TOWR menunjuk PT BCA Sekuritas sebagai pedagang perantara efek dalam pembelian kembali saham perusahaan tersebut.

5. PT Kawasan Industri Jababeka Tbk (KIJA)

PT Kawasan Industri Jababeka alias (KIJA) akan buyback dengan dana maksimal Rp 300 miliar untuk membeli sebanyak-banyaknya 4 miliar saham . Ini setara 20 persen dari total saham yang ditempatkan dan disetor penuh perusahaan ini. Buyback saham KIJA akan dilakukan secara bertahap yakni tanggal 18 Maret hingga 17 Juni 2020.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jeff Bezos Terancam Bayar Pajak Rp 79,8 Triliun Per Tahun, Kok Bisa?

Jeff Bezos Terancam Bayar Pajak Rp 79,8 Triliun Per Tahun, Kok Bisa?

Whats New
Seleksi CPNS dan PPPK Segera Dibuka, BKN Matangkan Persiapan

Seleksi CPNS dan PPPK Segera Dibuka, BKN Matangkan Persiapan

Whats New
Mau Ekspor Mobil ke Australia, Pemerintah Bakal Lobi Produsen Asal Jepang

Mau Ekspor Mobil ke Australia, Pemerintah Bakal Lobi Produsen Asal Jepang

Whats New
Kini Investor Asing Bisa Cari Harta Karun Bawah Laut di Indonesia

Kini Investor Asing Bisa Cari Harta Karun Bawah Laut di Indonesia

Whats New
Asosiasi Pengusaha Hutan Indonesia dan KLHK Beri Pelatihan untuk Petani Hortikultura

Asosiasi Pengusaha Hutan Indonesia dan KLHK Beri Pelatihan untuk Petani Hortikultura

Rilis
[TREN BISNIS KOMPASIANA] Corporate Culture, Berdamai dengan Pandemi | Elegi Toko Buku | Bisnis Jengkol yang Menjanjikan

[TREN BISNIS KOMPASIANA] Corporate Culture, Berdamai dengan Pandemi | Elegi Toko Buku | Bisnis Jengkol yang Menjanjikan

Rilis
Peserta Kartu Prakerja Diminta Segera Tautkan Nomor Rekening dan E-Wallet

Peserta Kartu Prakerja Diminta Segera Tautkan Nomor Rekening dan E-Wallet

Whats New
Cegah Korupsi, 27 BUMN Kerja Sama dengan KPK

Cegah Korupsi, 27 BUMN Kerja Sama dengan KPK

Rilis
Kabar Gembira, BRI Turunkan Suku Bunga Kredit untuk Semua Segmen

Kabar Gembira, BRI Turunkan Suku Bunga Kredit untuk Semua Segmen

Spend Smart
Perpres tentang Investasi Miras Dicabut, Bagaimana Nasib Usaha Eksisting?

Perpres tentang Investasi Miras Dicabut, Bagaimana Nasib Usaha Eksisting?

Whats New
BEI Minta Gojek dkk Segera Listing di Pasar Modal

BEI Minta Gojek dkk Segera Listing di Pasar Modal

Whats New
Tarif Listrik Tenaga Surya Makin Murah, PLTU akan Bersaing dengan Energi Terbarukan

Tarif Listrik Tenaga Surya Makin Murah, PLTU akan Bersaing dengan Energi Terbarukan

Whats New
Soal Salah Transfer Rp 51 Juta Berujung Pidana, Ini Faktanya Versi BCA

Soal Salah Transfer Rp 51 Juta Berujung Pidana, Ini Faktanya Versi BCA

Whats New
BKPM: Izin Pembangunan Industri Miras Sudah Ada sejak 1931

BKPM: Izin Pembangunan Industri Miras Sudah Ada sejak 1931

Whats New
Startup Madeinindonesia.com Fasilitasi UKM Lakukan Ekspor ke Berbagai Negara

Startup Madeinindonesia.com Fasilitasi UKM Lakukan Ekspor ke Berbagai Negara

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X