Ini Biang Kerok Harga Minyak Anjlok ke Level Terendah dalam 18 Tahun

Kompas.com - 19/03/2020, 15:07 WIB
Ilustrasi THINSTOCKIlustrasi

JAKARTA, KOMPAS.com - Harga minyak mentah AS West Texas Intermediate (WTI) sempat turun 26 persen ke level 20,06 dollar AS per barrel. Harga ini merupakan yang terendah sejak tahun 2002.

Direktur Eksekutif Energy Watch Mamit Setiawan mengatakan, anjloknya harga minyak mentah dunia diakibatkan oleh dua hal utama, yakni perang harga antara Arab Saudi dengan Rusia dan pandemi virus corona.

Gagalnya perundingan pembatasan produksi minyak antara Arab Saudi dan Rusia justru mendorong kedua negara untuk meningkatkan produksi mereka. Hal ini kemudian terus menekan harga minyak, yang sejak awal bulan Maret 2020 telah terpangkas hingga 51 persen.

"Kesepakatan yang tak kunjung selesai untuk sangat berdampak," kata Mamit kepada Kompas.com, Kamis (19/3/2020).

Baca juga: Anjlok 24 Persen, Harga Minyak Sentuh Level Terendah dalam 18 Tahun

Berbeda dengan produksi yang terus meningkat, dari sisi permintaan minyak mentah justru menurun.

Virus corona yang telah dinyatakan sebagai pandemi mengakibatkan terjadinya pelemahan ekonomi di berbagai dunia.

Bahkan, dua negara adidaya, China dan Amerika Serikat sudah mulai berpotensi menuju perlambatan pertumbuhan ekonomi.

"China,sebagai negara pengguna BBM terbesar kedua di dunia jelas mengalami pelemahan perekonomian mereka. AS juga sekarang sedang menuju kesana karena pandemi corona," tutur Mamit.

Baca juga: Harga Gula Pasir dan Minyak Goreng Meningkat, Kementan Gelar Pangan Murah di Jakarta

Halaman:


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X