Mulai Besok, Wisma Atlet Bisa Digunakan untuk RS Darurat Pasien Corona

Kompas.com - 22/03/2020, 14:19 WIB
Sejumlah petugas Palang Merah Indonesia (PMI) membawa tulisan Kami Tetap Bekerja Untuk Kalian, Kalian Tetap di Rumah Untuk Kami di Wisma Atlet, Kemayoran, Jakarta, Sabtu (21/3/2020). Kegiatan tersebut sebagai imbauan bagi masyarakat sebagai upaya pencegahan penyebaran virus COVID-19. ANTARA FOTO/M RISYAL HIDAYATSejumlah petugas Palang Merah Indonesia (PMI) membawa tulisan Kami Tetap Bekerja Untuk Kalian, Kalian Tetap di Rumah Untuk Kami di Wisma Atlet, Kemayoran, Jakarta, Sabtu (21/3/2020). Kegiatan tersebut sebagai imbauan bagi masyarakat sebagai upaya pencegahan penyebaran virus COVID-19.

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir memastikan Wisma Atlet Kemayoran sudah bisa dioperasikan menjadi rumah sakit darurat bagi pasien penderita Covid-19 atau corona mulai Senin (23/3/2020).

“BUMN akan mensuplai kebutuhan-kebutuhan RS Darurat Penanganan Covid-19 ini, baik peralatan kesehatan, obat-obatan, alat pelindung diri dan masker. Selain itu, untuk kebutuhan komunikasi, kami juga sudah menyiapkan jaringan telekomunikasi hingga 500 MB,” ujar Erick dalam keterangan tertulisnya, Minggu (23/3/2020).

Erick menjelaskan, saat sudah beroperasi, Wisma Atlet Kemayoran akan dibagi menjadi tiga zona, yakni zona hijau, kuning dan merah.

Baca juga: Cegah Penyebaran Corona di Kapal, Ini yang Dilakukan Pelni

Zona hijau, berada di Tower 1 dan akan diisi oleh Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19. Hanya orang yang berkepentingan yang bisa memasuki daerah ini.

Zona kuning berada di Tower 3 dan akan diisi oleh Dokter, Perawat dan Petugas Paramedis lainnya.

Zona merah berada di Tower 6-7 adalah RS Darurat Penanganan Covid-19. Hanya mereka yang menggunakan APD lengkap yang bisa masuk ke zona ini selain pasien.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: Pemerintah Diminta Tekan Perusahaan Ikuti Anjuran Kerja dari Rumah

Dokter-dokter yang akan bekerja di RS darurat gabungan dokter dari berbagai instansi, dari Kementerian Kesehatan, TNI/Polri, BUMN dan lain-lain.

“Percayalah, kalau kita semua mau bersatu, insya Allah apapun bisa kita lalui dengan baik," kata Erick.

Ia juga mengapresiasi setinggi-tingginya semua pihak yang sudah bergerak cepat membantu Pemerintah untuk mewujudkan RS Darurat pasien corona.

Baca juga: Cegah Corona, PLN Minta Masyarakat Bayar Listrik Secara Online

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.