Sri Mulyani: Pemerintah Tak Bisa Berjuang Sendiri Melawan Wabah Ini

Kompas.com - 23/03/2020, 16:30 WIB
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati di Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Jakarta, Senin (24/2/2019). KOMPAS.COM/MUTIA FAUZIAMenteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati di Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Jakarta, Senin (24/2/2019).
Penulis Mutia Fauzia
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati meminta peran serta masyarakat untuk mempercepat penanganan wabah virus corona.

Caranya yakni dengan menerapkan social distancing, tidak panic buying, patuh mengikuti instruksi dan protokol pemerintah terkait pencegahan corona.

"Pemerintah tidak tinggal diam, namun pemerintah tidak bisa berjuang sendiri melawan wabah ini," ujar Sri Mulyani di akun Instagram pribadinya @smindrawati, Senin (23/3/2020).

Baca juga: Antisipasi Dampak Corona, OVO Bagikan 10.000 Hand Sanitizer ke Merchant

"Setiap langkah kecil yang dilakukan masyarakat untuk menerapkan social distancing, tidak panic buying, patuh mengikuti instruksi dan protokol pemerintah, itu menjadi sangat berarti untuk percepatan penanganan wabah ini," sambungnya.

Tak hanya itu, mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia itu juga berpesan kepada seluruh jajaran di Kementerian Keuangan untuk terus meningkatkan semangat bekerja meski tengah menghadapi situasi yang luar biasa di tengah pandemik virus corona (covid-19).

Sri Mulyani meminta agar jajaran pimpinan di Kemenkeu untuk memaksimalkan proses kerja dari rumah atau work from home (WFH).

"Pekerjaan yang dilakukan di kantor adalah sesuatu yang bersifat urgent, tolong lindungi aset terbesar Kemenkeu, 80.000 pegawai yang saya cintai, untuk saya," kata dia.

Baca juga: Bank Dunia Bakal Beri Pinjaman Rp 4,8 Triliun Untuk Indonesia

 
 
 
View this post on Instagram
 
 

Di dalam situasi yang luar biasa ini, kita dituntut untuk bekerja luar biasa. Kepada seluruh pimpinan di Kemenkeu, maksimalkan proses kerja work from home, pekerjaan yang dilakukan di kantor adalah sesuatu yang bersifat urgent, tolong lindungi aset terbesar Kemenkeu, 80.000 pegawai yang saya cintai, untuk saya. Kepada Pegawai Kemenkeu, kalian adalah insan terbaik negeri ini, tolong jaga kesehatan dan keselamatan kalian agar bisa terus berkontribusi maksimal bagi pelaksanaan tugas. Kita harus bekerja seefektif mungkin untuk bisa mempercepat penanganan wabah Covid-19 ini. Kepada pegawai yang masih tetap harus memberikan pelayanan di garis depan, saya apresiasi semua pengorbanan yang kalian lakukan. Persenjatai diri kalian dengan alat kesehatan dan daya tahan tubuh yang baik. Terapkan prosedur mencuci tangan sesering mungkin dan social distancing. Saya tahu banyak sekali keresahan masyarakat yang mengemuka. Namun saya minta teman-teman, 80ribu pegawai Kemenkeu di seluruh Indonesia membantu sebarkan informasi yang menenangkan untuk masyarakat. Pemerintah tidak tinggal diam, namun pemerintah tidak bisa berjuang sendiri melawan wabah ini. Setiap langkah kecil yang dilakukan masyarakat untuk menerapkan social distancing, tidak panic buying, patuh mengikuti instruksi dan protokol pemerintah, itu menjadi sangat berarti untuk percepatan penanganan wabah ini. #bersatuMelawanCovid19 #kemenkeuri

A post shared by Sri Mulyani Indrawati (@smindrawati) on Mar 22, 2020 at 6:28pm PDT

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ini Proyek Tol yang Menggusur Bangunan Milik Tommy Soeharto

Ini Proyek Tol yang Menggusur Bangunan Milik Tommy Soeharto

Whats New
Bagaimana Prediksi IHSG Awal Pekan? Simak Rekomendasi Saham Hari Ini

Bagaimana Prediksi IHSG Awal Pekan? Simak Rekomendasi Saham Hari Ini

Whats New
Lampaui AS, China Jadi Negara yang Datangkan Investasi Asing Langsung Terbesar Selama Pandemi Covid-19

Lampaui AS, China Jadi Negara yang Datangkan Investasi Asing Langsung Terbesar Selama Pandemi Covid-19

Whats New
Produsen Baterai ABC Buka Lowongan Kerja, Simak Posisi dan Syaratnya

Produsen Baterai ABC Buka Lowongan Kerja, Simak Posisi dan Syaratnya

Work Smart
Mulai 5 Februari, Pengecekan Covid-19 dengan GeNose Akan Dilakukan di Stasiun dan Terminal

Mulai 5 Februari, Pengecekan Covid-19 dengan GeNose Akan Dilakukan di Stasiun dan Terminal

Whats New
Mengapa Indonesia Terlalu Bergantung Impor Sapi dari Australia?

Mengapa Indonesia Terlalu Bergantung Impor Sapi dari Australia?

Whats New
[POPULER MONEY] 7 Provinsi dengan Jumlah Penduduk Terbanyak di Indonesia | Tommy Soeharto Gugat Pemerintah

[POPULER MONEY] 7 Provinsi dengan Jumlah Penduduk Terbanyak di Indonesia | Tommy Soeharto Gugat Pemerintah

Whats New
Luhut Ingin GeNose C19 Bisa Digunakan di Berbagai Fasilitas Umum

Luhut Ingin GeNose C19 Bisa Digunakan di Berbagai Fasilitas Umum

Whats New
Tak Terima Bangunannya Digusur Proyek Tol, Tommy Soeharto Gugat Pemerintah RI Rp 56 Miliar

Tak Terima Bangunannya Digusur Proyek Tol, Tommy Soeharto Gugat Pemerintah RI Rp 56 Miliar

Whats New
ORI019 Ditawarkan Mulai Besok, Ini Besaran Kuponnya

ORI019 Ditawarkan Mulai Besok, Ini Besaran Kuponnya

Earn Smart
Kementerian ESDM Sebut Luas Bukaan Lahan Tambang di Kalsel Sangat Kecil

Kementerian ESDM Sebut Luas Bukaan Lahan Tambang di Kalsel Sangat Kecil

Whats New
BNI Buka Lowongan Kerja Relationship Manager NBFI, Minat?

BNI Buka Lowongan Kerja Relationship Manager NBFI, Minat?

Work Smart
Tangani Dampak Bencana Sulbar dan Kalsel, Kementan Sekaligus Perbaiki Sektor Pertanian

Tangani Dampak Bencana Sulbar dan Kalsel, Kementan Sekaligus Perbaiki Sektor Pertanian

Rilis
Pantau Pemulihan Pariwisata, Sandiaga Uno Akan Berkantor di Bali

Pantau Pemulihan Pariwisata, Sandiaga Uno Akan Berkantor di Bali

Whats New
KAI Akan Pasang GeNose C19 di Stasiun Kereta Api

KAI Akan Pasang GeNose C19 di Stasiun Kereta Api

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X