Physical Distancing Akan Diterapkan di Seluruh Rest Area Jalan Tol Jasa Marga

Kompas.com - 26/03/2020, 17:17 WIB
Ilustrasi rest area di jalan tol Kementerian PUPRIlustrasi rest area di jalan tol

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Jasa Marga Related Business (JMRB) mulai memasang tanda jarak atau physical distancing di sejumlah rest area jalan tol yang dikelola Jasa Marga.

Detailnya, tanda physical distancing dipasang di sejumlah tempat yang berpotensi terjadi antrean atau kontak fisik yang berdekatan. Misalnya toilet, tempat ibadah, area kuliner, ATM center dan area retail.

"Kami menargetkan dalam minggu ini akan diterapkan (physical distancing) di seluruh rest area milik JMRB," ujar Direktur Pengelolaan Gedung dan Fasilitas JMRB Tita Paulina Purbasari dalam keterangan tertulis, Kamis (26/3/2020).

Baca juga: 1 April, Gaji Pekerja Industri Manufaktur Resmi Tak Dipotong Pajak

Saat ini, tanda physical distancing telah dipasang di rest area kilometer (km) 88A dan B Purbaleunyi, dan Km 207A Palikanci, serta rest area Wilayah Jawa Tengah yang meliputi ruas Batang-Semarang serta ruas tol Solo-Ngawi.

Lebih lanjut, Tita mengatakan, pihaknya juga meminta kepada rest area mitra untuk memasang tanda physical distancing. Permintaan itu disampaikan melalui surat edaran.

Jasa Marga juga telah menempatkan sejumlah hand sanitizer di titik-titik tertentu, dan memasang poster serta spanduk imbauan terkait peningkatan kewaspaan terhadap penyebaran virus corona (Covid-19).

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: Terpukul Corona, Ini yang Dilakukan China untuk Memompa Ekonominya

Selain itu, Jasa Marga juga melakukan penyemprotan cairan disinfektan di lingkungan rest area jalan tol yang dikelolanya.

Untuk mencegah penyebaran virus corona di Gerbang Tol Otomatis (GTO), Jasa Marga sudah mengimbau pengguna jalan tol untuk menggunakan tongkat tapping kartu uang elektronik.

Pengendara juga diimbau menghindari sentuhan langsung dengan mesin GTO.

Baca juga: Gubernur BI: Kondisi Ekonomi Saat Ini Berbeda dengan Krisis 2008 dan 1998



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Penawaran: Pengertian, Hukum, dan Faktor yang Mempengaruhi

Penawaran: Pengertian, Hukum, dan Faktor yang Mempengaruhi

Whats New
Menko Airlangga Sebut Pertumbuhan Ekonomi RI Lebih Tinggi dari Negara Tetangga

Menko Airlangga Sebut Pertumbuhan Ekonomi RI Lebih Tinggi dari Negara Tetangga

Whats New
Ekonomi Tumbuh 7,07 Persen, Sri Mulyani: Strategi dan Arah Pemulihan Sudah Benar

Ekonomi Tumbuh 7,07 Persen, Sri Mulyani: Strategi dan Arah Pemulihan Sudah Benar

Whats New
Kurangi Ketergantungan Dollar AS, BI dan Jepang Perkuat Penggunaan Rupiah-Yen

Kurangi Ketergantungan Dollar AS, BI dan Jepang Perkuat Penggunaan Rupiah-Yen

Whats New
Luncurkan 2 SPKLU,  Dirut Pertamina: Masyarakat Bisa Isi Daya Kendaraan Listrik Gratis

Luncurkan 2 SPKLU, Dirut Pertamina: Masyarakat Bisa Isi Daya Kendaraan Listrik Gratis

Whats New
Pendapatan Transaksi Pasar Modal pada 9 Agustus 2021 Disumbang Untuk Penanggulangan Covid-19

Pendapatan Transaksi Pasar Modal pada 9 Agustus 2021 Disumbang Untuk Penanggulangan Covid-19

Whats New
Menko Airlangga: Pertumbuhan Ekonomi Positif 7 Persen Sesuai Prediksi

Menko Airlangga: Pertumbuhan Ekonomi Positif 7 Persen Sesuai Prediksi

Whats New
Devaluasi: Pengertian, Jenis dan Penyebabnya

Devaluasi: Pengertian, Jenis dan Penyebabnya

Whats New
Menkop Teten: Kondisi UMKM Mulai Pulih di Kuartal II 2021

Menkop Teten: Kondisi UMKM Mulai Pulih di Kuartal II 2021

Whats New
Ekonomi RI Tumbuh 7,07 Persen, Ekonom: Ada Pengaruh Low Base Effect di 2020

Ekonomi RI Tumbuh 7,07 Persen, Ekonom: Ada Pengaruh Low Base Effect di 2020

Whats New
Ekonomi Kuartal II 2021 Tumbuh 7,07 Persen, Hipmi Beberkan Indikator Pendukungnya

Ekonomi Kuartal II 2021 Tumbuh 7,07 Persen, Hipmi Beberkan Indikator Pendukungnya

Whats New
Menurut Kemendag, Ini Keuntungan Kesepakatan Pengunaan Mata Uang Lokal untuk Ekspor Impor

Menurut Kemendag, Ini Keuntungan Kesepakatan Pengunaan Mata Uang Lokal untuk Ekspor Impor

Whats New
Proyek Infrastruktur Tertunda, Bagaimana Dampaknya ke Industri Semen?

Proyek Infrastruktur Tertunda, Bagaimana Dampaknya ke Industri Semen?

Whats New
Kuartal I Tembus 7 Persen, BPS: Ekonomi Kuartal III Akan Bergantung pada Penanganan Kesehatan

Kuartal I Tembus 7 Persen, BPS: Ekonomi Kuartal III Akan Bergantung pada Penanganan Kesehatan

Whats New
Meski Ekonomi RI Positif, Investor Masih Cermati Pertumbuhan di Kuartal III dan Kasus Covid-19

Meski Ekonomi RI Positif, Investor Masih Cermati Pertumbuhan di Kuartal III dan Kasus Covid-19

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X